Kapolri: Puncak Arus Balik Diprediksi 5–7 April 2025

    0
    65

    JAKARTA, Cakrayudha-hankam.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memperkirakan bahwa puncak arus balik Lebaran 2025 akan terjadi antara 5 hingga 7 April 2025. Pernyataan ini disampaikan setelah rapat mengenai kesiapan pengamanan malam takbiran dan pelaksanaan salat Id, yang berlangsung di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Minggu (30/3).

    “Arus balik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 5 hingga 7 April,” ungkap Sigit kepada wartawan.

    Sigit juga menambahkan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengatasi arus balik Lebaran 2025, termasuk pemberian diskon tarif tol dan rekayasa lalu lintas.

    “Pemerintah telah menerapkan berbagai strategi, termasuk memberikan diskon untuk tarif tol dan tiket pesawat, serta menyiapkan pengaturan lalu lintas seperti sistem one way dan contraflow,” ungkapnya.

    Dia menambahkan, jika arus balik terlihat sangat padat, pemerintah akan mempertimbangkan untuk memberlakukan tarif gratis di beberapa tol tertentu.

    “Pada saat puncak arus balik, jika jalur sangat padat, kemungkinan akan ada pembebasan tarif di beberapa wilayah tol, seperti Cisumdawu,” jelasnya.

    Namun, ia menekankan bahwa rencana ini masih perlu dibahas lebih lanjut dengan berbagai pihak dan pemangku kepentingan terkait.

    Dalam kesempatan tersebut, Sigit juga meminta jajarannya untuk tetap siaga menghadapi lonjakan pemudik, terutama pada hari H dan H+1 Lebaran 2025.

    Ia mengungkapkan bahwa sekitar 20 persen masyarakat masih belum melakukan mudik hingga saat ini.

    Tahun ini, diperkirakan sekitar 2,1 juta orang akan melakukan perjalanan ke kampung halaman mereka.

    “Biasanya, setelah kegiatan halal bihalal, akan terjadi lonjakan, baik pada hari H maupun H+1,” ujarnya.

    “Saya meminta seluruh jajaran untuk tetap waspada dan mempersiapkan berbagai alternatif rekayasa lalu lintas, seperti contraflow, one way lokal, dan one way nasional,” tambahnya. (Red-033)