Tangan-Tangan Loreng dan Senyum Ceria di SD Inpres Sinak: TNI dan Masyarakat Bersatu Mewujudkan Sekolah Impian

    0
    131

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di pagi yang cerah di Distrik Sinak, Papua, suasana hangat dan penuh kepedulian terlihat di SD Inpres Sinak. Seragam loreng prajurit Satgas Yonif 700/WYC berpadu dengan pakaian sederhana para siswa, guru, dan warga setempat. Bersama-sama, mereka membersihkan sekolah, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan penuh harapan pada Kamis (20/3/2025).

    Lebih dari Sekadar Kerja Bakti, Sebuah Komitmen untuk Masa Depan
    Kegiatan ini bukan hanya sekadar memungut sampah dan menyapu halaman, tetapi juga merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap pendidikan anak-anak Papua. Di bawah pimpinan Wadansatgas 700/WYC, Kapten Inf Finza, para prajurit bekerja tanpa henti untuk mengecat dinding sekolah yang pudar, merapikan fasilitas, dan menciptakan suasana yang lebih layak bagi para siswa.

    “Kami berkomitmen untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi siswa dan guru selama proses belajar-mengajar,” ungkap Kapten Inf Finza dengan antusias.

    “Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dan kebersihan,” tambahnya.

    Di tengah acara, Serda Hermawan, seorang bintara dari Pos TNI, meluangkan waktu untuk mengajar para siswa. Dengan semangat yang tinggi, ia menyampaikan pentingnya disiplin, kepedulian terhadap lingkungan, serta tekad yang kuat dalam menuntut ilmu.

    “Kami ingin memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anak agar mereka terus bermimpi dan mengejar cita-cita mereka,” kata Serda Hermawan, sambil tersenyum tulus melihat mata-mata kecil yang bersinar mendengar ucapannya.

    Persaudaraan yang Terbangun dalam Setiap Tetes Keringat
    Di setiap sudut sekolah, tawa dan semangat para siswa begitu terasa. Mereka tidak hanya belajar tentang kebersihan, tetapi juga tentang kebersamaan dan persaudaraan. Tangan-tangan kecil mereka dengan cekatan membantu para prajurit, seolah tidak ada jarak antara seragam loreng dan hati yang tulus.

    “Terima kasih, Bapak TNI. Sekolah kami kini menjadi bersih dan indah,” ujar seorang siswa dengan mata yang penuh harapan.

    Kegiatan ini lebih dari sekadar kerja bakti; ini adalah investasi untuk masa depan. Di tanah Papua yang penuh tantangan, kehadiran TNI menjadi sumber harapan baru bagi generasi penerus. Mereka tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan sebagai sahabat dan guru bagi anak-anak bangsa.

    Sementara itu, Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, menekankan bahwa di tanah Papua yang memiliki banyak potensi, TNI tidak hanya berfungsi sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan peradaban.

    “Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang dengan sepenuh hati mengabdikan diri untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ungkapnya.

    Sumber:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)