Satukan Langkah, Jaga Tanah Papua

    0
    78

    Kolaborasi TNI-Polri di Nduga Demi Damai yang Berkelanjutan

     

    NDUGA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah keheningan alam pedalaman Papua, sebuah langkah kecil dapat memberikan dampak yang signifikan. Pada Selasa, (06/05/25), Satuan Tugas Yonif 733/Masariku bersama Bhabinkamtibmas Kampung Mumugu berkumpul di rumah Bapak Walela untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan keamanan dan kesejahteraan di Distrik Krepkuri, Kabupaten Nduga.

    Pertemuan ini bukan sekadar formalitas, melainkan menjadi wadah untuk menyamakan visi antara dua elemen penting dalam menjaga keamanan negara: TNI dan Polri. Dalam suasana yang akrab, dihasilkan sejumlah kesepakatan strategis yang akan menjadi dasar penting bagi ketenangan hidup masyarakat di wilayah perbatasan.

    Letkol Inf Julius Jongen Matakena, Dansatgas Yonif 733/Masariku, menekankan pentingnya komunikasi yang berkelanjutan dengan aparat keamanan setempat. “Kami tidak bisa bergerak sendiri. Stabilitas Papua hanya dapat tercapai jika kita saling terhubung, membangun kepercayaan, dan bekerja sama,” ujarnya.

    Di sisi lain, Brigadir Walela, Bhabinkamtibmas Kampung Mumugu, menyambut positif kolaborasi ini. “Dengan koordinasi yang solid, potensi gangguan dapat dicegah sejak awal. Hal ini akan memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan masyarakat,” tuturnya.

    Dalam pertemuan itu, empat poin krusial menjadi kesepakatan bersama:
    1. Patroli bersama di wilayah rawan
    2. Sistem pelaporan cepat untuk respons darurat
    3. Sosialisasi aktif kepada masyarakat soal keamanan lingkungan
    4. Program pemberdayaan warga untuk meningkatkan kesejahteraan

    Lebih dari sekadar menjaga kedaulatan, kolaborasi ini mencerminkan semangat baru: bahwa setiap anak negeri, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil Papua, berhak atas kedamaian dan kemajuan.

    Satgas Yonif 733/Masariku terus berupaya membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari aparat keamanan hingga tokoh masyarakat. Semua ini dilakukan demi mewujudkan cita-cita bersama: Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

    Authentication:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)