Merajut Damai di Ujung Timur

    0
    102

    Kolaborasi TNI-Polri di Kampung Mumugu Jadi Pilar Keamanan Papua

     

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di sudut tenang Kampung Mumugu, Distrik Krepkuri, harapan berkembang seiring langkah para penjaga negeri. Pada Selasa, 6 Mei 2025, kerjasama yang erat antara Satgas Yonif 733/Masariku dan Bhabinkamtibmas setempat menjadi bukti bahwa keamanan dan kesejahteraan Papua dibangun melalui kebersamaan, bukan hanya kekuatan.

    Bertempat di rumah Bapak Walela, momen berharga ini menjadi ajang persaudaraan antara prajurit TNI dan aparat kepolisian. Ini bukan sekadar pertemuan resmi, melainkan dialog hangat antar lembaga untuk menghadapi tantangan keamanan dan sosial di wilayah perbatasan.

    Letkol Inf Julius Jongen Matakena, Dansatgas Yonif 733/Masariku, menegaskan bahwa komunikasi yang terbuka dan sinergi yang kuat merupakan kunci untuk mencapai stabilitas jangka panjang. “Papua memerlukan kedamaian yang dibangun secara bersama-sama. Sinergi antara TNI dan Polri tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga harapan,” tegasnya pada Selasa (6/5/2025).

    Dalam suasana yang akrab, mereka merumuskan strategi bersama, mulai dari peningkatan patroli di daerah rawan, pembentukan sistem pelaporan cepat, hingga sosialisasi aktif kepada masyarakat. Diskusi ini tidak hanya terbatas pada aspek keamanan, tetapi juga mencakup pemberdayaan ekonomi lokal untuk menciptakan ketahanan sosial yang menyeluruh.

    Kegiatan ini mencerminkan pendekatan humanis TNI-Polri yang melibatkan masyarakat sebagai mitra strategis, bukan sekadar objek pengawasan. Di tengah kesederhanaan Mumugu, langkah besar ini mulai berakar dengan baik.

    Panglima Komando Operasi Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, memberikan apresiasi yang mendalam terhadap kolaborasi ini. “Ini adalah contoh nyata dari gotong royong yang menjadi kekuatan Indonesia. Dengan sinergi seperti ini, Papua dapat mencapai kedamaian, kemajuan, dan kesejahteraan,” tegasnya.

    Dari Mumugu, muncul sebuah pesan: bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan merupakan cita-cita bersama. Ketika TNI dan Polri bersatu, harapan masyarakat pun tumbuh dengan kuat, berakar di tanah yang dijaga dengan penuh kasih.

    Sumber:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)