Pelukan Damai Dari Ilaga

    0
    99

    Prajurit Satgas 700/WYC Bawa Harapan dan Senyum untuk Warga Wuloni

     

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di balik keindahan pegunungan dan tantangan medan yang sulit, terdapat kisah bermakna dari Kampung Wuloni, Distrik Ilaga. Pada Selasa, 6 Mei 2025, prajurit TNI dari Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti (WYC) Pos Wuloni hadir tidak hanya untuk menjaga batas wilayah, tetapi juga untuk membawa kebaikan, senyuman, dan harapan baru bagi masyarakat setempat.

    Dengan pendekatan yang humanis, para prajurit melaksanakan anjangsana dan bakti kesehatan yang menyentuh hati. Warga, terutama anak-anak dan ibu-ibu, menyambut kehadiran TNI dengan hangat, menikmati layanan kesehatan gratis dan berbagi keluhan dengan penuh empati. Di tengah keterbatasan akses, kegiatan ini menjadi berkah yang nyata, meringankan beban masyarakat Ilaga.

    Keceriaan mewarnai suasana saat anak-anak Kampung Wuloni menerima bingkisan berisi camilan dan permen dari para prajurit. Tawa ceria mereka menggema, mengingatkan kita bahwa senyuman sederhana dapat menjembatani jarak dan membangun persaudaraan yang tulus antara masyarakat dan TNI.

    Lettu Inf I Made Mertiana, Danpos Wuloni, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan panggilan hati. “Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai saudara yang peduli. TNI adalah bagian dari rakyat, dan kebahagiaan mereka adalah semangat kami,” ujarnya pada Selasa (6/5/2025).

    Kegiatan ini sejalan dengan program kemanusiaan Satgas Yonif 700/WYC, yang berkomitmen untuk menjadi mitra masyarakat di wilayah tugasnya. Mereka tidak hanya hadir dengan kewaspadaan, tetapi juga dengan sentuhan kasih dan kepedulian yang nyata.

    Mayjen TNI Lucky Avianto, Panglima Komando Operasi Habema, memberikan penghargaan kepada para prajurit atas tindakan mulia mereka. “Inilah TNI sejati yang hadir dengan sepenuh hati, bukan hanya dengan senjata. Mereka adalah pelindung dan pengayom masyarakat. Apa yang dilakukan oleh Satgas 700/WYC mencerminkan sinergi kemanusiaan yang sesungguhnya di tanah Papua,” ujarnya.

    Kisah dari Ilaga ini menunjukkan bahwa di setiap langkah TNI, selalu ada ruang untuk cinta, empati, dan pengabdian. Di daerah yang jauh dari keramaian kota, TNI hadir sebagai cahaya yang membimbing menuju harapan, membuktikan bahwa kedamaian tidak hanya dijaga, tetapi juga dibangun melalui ketulusan.

    Sumber:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)