Penyelidik KPK Cerita Ihwal Bocornya Sprinlidik Harun Masiku

    0
    91

    JAKARTA, Cakrayudha-hankam.com – Arif Budi Raharjo, penyelidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menjelaskan mengenai kebocoran surat perintah penyelidikan (sprinlidik) terkait Harun Masiku yang terungkap dalam sidang kasus suap yang melibatkan Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

    Kebocoran sprinlidik tersebut terjadi ketika seorang kader PDIP memperlihatkan dokumen rahasia itu dalam sebuah program talk show di televisi swasta. Menyusul insiden ini, Arif menjalani pemeriksaan oleh Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

    “Saya ingin menyampaikan bahwa setelah sprinlidik itu muncul di media, saya sempat diperiksa oleh Dewas,” ungkapnya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) PN Jakarta Pusat, pada Jumat, 16 Mei 2025.

    Arif mengungkapkan bahwa dia yang menyiapkan semua dokumen penyelidikan terkait Harun Masiku sejak awal. Dia selalu menyimpan dokumen tersebut di mobilnya, tepatnya di bangku depan. Hal ini dilakukan agar jika terjadi operasi tangkap tangan (OTT), dokumen tersebut dapat segera dibawa.

    Arif merasa curiga bahwa sprinlidik tersebut diambil tanpa sepengetahuannya. “Setelah kasus ini naik ke tahap penyidikan, tidak lama kemudian, muncul pemberitaan tentang salah satu kader PDIP. Dalam sebuah talkshow, dokumen sprinlidik itu diperlihatkan,” ujarnya.

    Pada saat itu, Arif menyadari bahwa dokumen yang diperlihatkan adalah merek Clear View, yang digunakan untuk melindungi sprinlidik Harun Masiku. Ia juga menyatakan bahwa kecurigaannya tersebut telah disampaikan kepada Dewan Pengawas KPK. (Red-033)