Merajut Damai di Intan Jaya

    0
    74

    Sinergi TNI dan Pemda Satukan Langkah Bangun Papua Tengah

     

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah Papua Tengah, tepatnya di Pos Mamba Kotis Satgas Yonif 500/Sikatan, berlangsung sebuah pertemuan penting. Pada Kamis, 15 April 2025, sekitar 30 peserta berkumpul dengan semangat yang sama: untuk menyatukan hati, pikiran, dan langkah dalam upaya membangun Intan Jaya yang damai dan sejahtera.

    Aparat TNI dan Pemerintah Daerah Intan Jaya hadir bersama dalam suasana yang akrab dan penuh kepercayaan, bukan dalam ketegangan. Pertemuan ini dipimpin oleh Kolonel Inf Budi Arif Situmeang, Dansektor Barat Koops TNI Habema, dan didampingi oleh Letkol Inf Danang Rahmayanto, Dansatgas Yonif 500/Sikatan. Pertemuan ini menjadi simbol kuat bahwa pembangunan Papua tidak dapat terwujud tanpa adanya harmoni antara berbagai elemen bangsa.

    TNI hadir bukan sebagai pihak luar, melainkan sebagai mitra sejati dalam pembangunan, tegas Kolonel Budi dengan suara yang mantap. Ia menekankan pentingnya dukungan terhadap semua program pemerintah daerah, mulai dari pendidikan hingga pengembangan infrastruktur, sebagai kunci untuk mengatasi isolasi di Intan Jaya.

    Lebih dari itu, Kolonel Budi mengingatkan agar semangat perdamaian yang mulai tumbuh harus terus dijaga dari ancaman disintegrasi dan potensi gangguan keamanan. “Papua harus dibangun dengan cinta, persatuan, dan ketulusan hati,” ujarnya dengan penuh perasaan.

    Letkol Inf Danang Rahmayanto menambahkan bahwa kunci keberhasilan terletak pada solidaritas dan visi yang sama. “Kami dan pemerintah daerah memiliki tekad yang sejalan: Papua harus bangkit. Tidak ada tempat bagi pihak-pihak yang ingin memecah belah. Kami siap menjadi garda terdepan dalam mendukung pembangunan hingga ke pelosok,” tegasnya dengan semangat yang membara.

    Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap sinergi yang terjalin di Intan Jaya. Ia menekankan bahwa semangat kolaborasi antara Satgas TNI dan pemerintah daerah merupakan fondasi yang kuat untuk membangun Papua yang damai dan maju. “Ini adalah bukti bahwa TNI tidak hanya berfungsi menjaga wilayah, tetapi juga berperan sebagai penggerak pembangunan dan perubahan. Dengan persatuan, kita dapat mengatasi semua rintangan,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

    Pertemuan yang hangat di Pos Mamba mencerminkan bahwa di tengah berbagai tantangan di Papua, harapan terus berkembang. Sinergi ini tidak hanya menyatukan kebijakan, tetapi juga menyatukan hati. Di bumi Intan Jaya, masa depan sedang dibangun secara perlahan—melalui kerja sama, kepercayaan, dan semangat yang tak pernah padam.

    Authentication:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)