Masariku Peduli Gizi

    0
    88

    Prajurit TNI Bawa Hangat dan Harapan ke Pelosok Nduga

     

    NDUGA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah hutan lebat dan udara sejuk Pegunungan Nduga, terdapat kehangatan yang terpancar dari loreng-loreng Batalyon Infanteri 733/Masariku. Pada Kamis pagi (15/5/2025), suasana di SD Santo Aloysius, Kampung Mumugu, Distrik Krepkuri, terasa berbeda. Tawa ceria anak-anak menggema, menyambut kasih sayang dari para prajurit TNI yang datang bukan dengan senjata, melainkan dengan cinta dan kepedulian.

    Melalui program “Masariku Peduli Gizi” (MPG), Satgas Yonif 733/Masariku menunjukkan bahwa misi mereka lebih dari sekadar menjaga kedaulatan. Diprakarsai oleh Komandan Satgas, Letkol Inf Julius Jongen Matakena, program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sebagai dasar pembangunan generasi emas Papua.

    “Program ini adalah wujud nyata cinta kami kepada anak-anak Papua. Senyum sehat mereka menjadi sumber semangat bagi kami,” ungkap Letkol Julius dengan penuh haru.

    Di halaman sekolah yang sederhana, tim dapur lapangan Satgas Masariku dengan cepat menyajikan hidangan bergizi: bubur kacang hijau hangat dan segelas susu. Bagi anak-anak Rimba Mumugu, makanan ini lebih dari sekadar santapan; ini adalah wujud perhatian dan kasih sayang yang mungkin jarang mereka alami.

    Kepala Sekolah SD Santo Aloysius, Ibu Sinta, mengungkapkan rasa syukurnya, “Kehadiran Bapak TNI adalah berkah bagi kami. Anak-anak merasa diperhatikan, dan itu sangat berarti bagi mereka.”

    Suasana semakin hangat ketika Praka Melki, seorang prajurit Satgas dari Pos TK Batas Batu, memainkan gitar dan mengajak anak-anak bernyanyi lagu rohani bersama. Di tengah nyanyian dan senyuman tulus, terjalinlah jembatan hati yang menyatukan TNI dan masyarakat Papua dalam ikatan yang kuat dan tak mudah terputus.

    Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, memberikan apresiasi kepada Satgas Yonif 733/Masariku. Ia menekankan, “Kekuatan TNI tidak hanya terletak pada senjata, tetapi juga pada hati. Program ini merupakan investasi nyata untuk masa depan anak-anak Papua, agar mereka dapat tumbuh sehat, cerdas, dan penuh harapan.”

    Program Masariku Peduli Gizi tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik anak-anak Papua, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan. Di tengah berbagai keterbatasan, para prajurit TNI berperan sebagai pelindung, pendamping, dan sumber inspirasi. Ini adalah bukti bahwa di ujung timur negeri, cahaya perubahan mulai bersinar perlahan melalui gizi, kasih sayang, dan kepedulian.

    Authentication:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)