Surabaya || Cakrayudha_hankam.com – Fire Fighting Training Center (FFTC) berstandar internasional dari National Fire Protection Association (NFPA) resmi hadir di Komando Latihan (Kolat) Koarmada II, Surabaya. Fasilitas tersebut diresmikan Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Edwin, S.H., M.Han., M.H., mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, Jumat (11/9).

Pangkoarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., hadir didampingi Ketua Gabungan II Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Yully Alit Jaya. Turut hadir Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, para Pimpinan Kotama jajaran TNI AL, serta Jalasenastri TNI AL.
Dalam sambutan Kasal yang dibacakan Wakasal disampaikan bahwa dengan semakin kompleksnya tantangan tugas, tumbuhnya organisasi, dan perkembangan metode maupun teknologi, dipandang perlu untuk melakukan peningkatan kapasitas dan kemampuan sarana dan prasarana latihan yang memadai.
Untuk itu FFTC dibangun dan telah lolos uji standar internasional NFPA 1402 dari National Fire Protection Association. Personel pengawak juga telah menyelesaikan pelatihan dan memperoleh sertifikat NFPA. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kecepatan bertindak, serta kerja sama tim prajurit dalam menghadapi bahaya kebakaran.
FFTC juga dilengkapi berbagai sarana simulasi, mulai dari kebakaran mesin, distribusi api, koordinasi peran, komunikasi, kebakaran dapur dan ruang tidur, hingga ruang kendali, halang rintang, ruang pembelajaran, kesehatan, pengisian tabung serta gym.
Selain untuk TNI AL, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan unsur TNI, Polri, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, perusahaan swasta, hingga lembaga pendidikan untuk melatih kemampuan tim penanggulangan kebakaran.
Usai peresmian, Wakasal beserta Menhub Dudy Purwagandhi , dan rombongan meninjau Damage Control Training Simulator (DCTS) di Kolat Koarmada II. Fasilitas empat lantai seluas 2.052 meter persegi tersebut menjadi sarana latihan untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit dalam menghadapi berbagai kondisi kedaruratan di atas kapal.
(Pen/2/red-051)

