Tokoh OPM di Puncak Jaya Berhasil Dilumpuhkan TNI

    0
    83

    Dikenal Sadis dan Kejam

     

    PUNCAK JAYA, Cakrayudha-hankam.com – Satgas gabungan Koops TNI Habema berhasil menumpas salah satu tokoh OPM, Nekison Enumbi, yang juga dikenal sebagai Bumi Walo Enumbi, dalam sebuah operasi di Distrik Ilamburawi, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.

    Operasi ini dilakukan secara terukur oleh Satgas Koops TNI Habema, berdasarkan informasi akurat mengenai lokasi target. Nekison, yang merupakan salah satu pemimpin OPM di wilayah Yambi, telah menjadi buronan karena keterlibatannya dalam berbagai aksi teror bersenjata di Papua Tengah.

    “Keberhasilan ini menunjukkan komitmen nyata TNI dalam menjaga stabilitas keamanan dan melindungi masyarakat Papua dari ancaman teror bersenjata,” kata Dansatgas Media Koops TNI Habema, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono, pada Rabu (14/5/2025).

    Dalam operasi tersebut, Bumi Walo tewas di lokasi setelah berusaha melawan. Dari tempat kejadian, Satgas Koops TNI Habema berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam tindakan kekerasan. Barang-barang tersebut meliputi tiga butir peluru kaliber 9 mm, satu selongsong peluru kaliber 5,56 mm, dua kapak, enam parang, serta dua unit alat komunikasi HT. Selain itu, juga diamankan tiga sarung pistol, dua unit handphone GSM, satu unit handphone Android, empat busur panah, dan 90 anak panah.

    Di kesempatan lain, Pangkoops TNI Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, membahas tentang pendekatan humanis dan strategis yang diterapkan TNI dalam melaksanakan tugasnya.

    TNI mengutamakan pendekatan teritorial yang bersifat humanis dalam melaksanakan tugasnya, sesuai dengan yang diatur dalam Inpres RI No. 9 Tahun 2020 mengenai Percepatan Pembangunan Kesejahteraan Papua. Kehadiran dan peran personel TNI di Papua tidak hanya berfokus pada aspek militer, tetapi juga mencakup aspek sosial dan kemasyarakatan.

    Pendekatan ini diwujudkan melalui:
    – tugas memberikan dukungan pengamanan di wilayah Papua;
    – mendukung Pemda dalam penyediaan pelayanan dasar, pelayanan pendidikan dan kesehatan; dan
    – membangun Komunikasi Sosial yang inklusif dengan seluruh pihak di Papua, ” ujar Pangkoops TNI Habema Mayjen TNI Lucky Avianto

    Nekison Enumbi sebelumnya telah terdaftar dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Puncak Jaya dengan nomor DPO/55/IV/RES.1.7/2024/RESKRIM yang dikeluarkan pada 25 April 2024. Ia terlibat dalam beberapa aksi penembakan yang mengakibatkan gugurnya aparat keamanan, termasuk insiden pada 21 Januari 2025 yang menargetkan anggota Polsek Puncak Jaya, serta penembakan terhadap seorang purnawirawan Polri pada 7 April 2025.

    Selain menyerang aparat, Bumi Walo juga diketahui melakukan kekerasan terhadap warga sipil dan dikenal sebagai sosok yang sadis. Salah satu contohnya adalah penembakan terhadap tukang ojek pada tahun 2024 yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Ia juga pernah menembaki kendaraan truk yang melintas di jalur utama Distrik Tingginambut, yang merupakan penghubung penting antara Kabupaten Puncak Jaya dan Kabupaten Jayawijaya.

    OPM umumnya dikenal tidak hanya menargetkan aparat keamanan, tetapi juga secara aktif meneror masyarakat sipil. Mereka melakukan serangkaian aksi brutal, termasuk pembakaran sekolah di Distrik Beoga, pembunuhan guru dan tenaga kesehatan di Distrik Anggruk, serta pembantaian 11 warga sipil yang sedang menambang emas di aliran Sungai Silet, Kabupaten Yahukimo.

    Selain kekerasan fisik, OPM juga memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan hoaks dan propaganda. Mereka menggunakan berbagai akun, seperti ORGANISASI PAPUA MERDEKA “OPM-TPNPB”, Tpnpb News, Paradise Broadcasting, Papua Merdeka Channel, dan Manuskrip Papua. Tindakan ini berpotensi menciptakan opini publik negatif yang dapat mengganggu stabilitas dan memperlambat pembangunan di Papua Tengah.

    Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak cepat terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. TNI bersama aparat lainnya akan terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan melindungi seluruh warga,” ujar Letkol Iwan.

    Autentikasi:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)