TNI Meriahkan HUT RI di Perbatasan Papua

0
171

NDUGA, Cakrayudha-hankam.com – Semangat merah putih terasa hingga pelosok perbatasan Papua. Menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia, Satgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku menggelar berbagai lomba tradisional bersama puluhan anak di Kampung Mumugu, Distrik Krepkuri, Kabupaten Nduga, Jumat (15/8/2025).

Sejak pagi, halaman kampung dipenuhi tawa dan sorak. Anak-anak berlarian dalam lomba balap karung, berusaha menggigit kerupuk yang tergantung, hingga menjaga keseimbangan kelereng di sendok. Meski sederhana, setiap permainan memancarkan kebahagiaan. Prajurit TNI tidak hanya menjadi panitia, tetapi ikut bercanda, memberi semangat, bahkan berpartisipasi dalam perlombaan.

Komandan Satgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku, Letkol Inf Julius Jongen Matakena, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar hiburan. “Kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan kepada anak-anak sejak dini, sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat perbatasan,” ujarnya.

Selain lomba, Satgas menyiapkan hadiah istimewa yang akan diberikan pada Upacara 17 Agustus, membuat peserta semakin antusias. Kehadiran prajurit mendapat sambutan hangat warga. Tokoh masyarakat Kampung Mumugu, Emanuel Ema, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Anak-anak kami senang sekaligus belajar kebersamaan, sportivitas, dan cinta tanah air. TNI sangat peduli dengan masyarakat di perbatasan,” tuturnya.

Bagi warga Mumugu, momen ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan dirayakan bukan hanya di kota besar, tetapi juga di pelosok negeri. TNI membawa suasana perayaan hingga ke ujung perbatasan, membuktikan semangat persatuan tidak mengenal jarak.

Rangkaian lomba ini menjadi bagian dari agenda Satgas Pamtas Mobile Yonif 733/Masariku untuk memeriahkan HUT ke-80 RI di Papua—perayaan sederhana namun penuh makna, di mana merah putih berkibar bersama senyum anak-anak negeri.

Authentication:
(Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)