TNI dan Warga Bersihkan Walaik, Bangun Lingkungan Sehat

0
258

JAYAWIJAYA, PAPUA PEGUNUNGAN, Cakrayudha-hankam.com – Suasana berbeda menyelimuti Distrik Walaik, Kabupaten Jayawijaya, pada Rabu (23 Juli 2025), saat personel Satgas Pamtas Mobile RI–PNG Yonif 644/WLS Pos Walaik bergotong royong bersama warga setempat membersihkan lingkungan kantor kampung. Aksi karya bakti ini menjadi wujud nyata komitmen untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat, sekaligus memperkuat jalinan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat.

Kegiatan gotong royong ini bukan sekadar upaya memperindah kawasan kampung. Lebih dari itu, kebersamaan yang terbangun selama kegiatan menciptakan kedekatan emosional antara prajurit dan warga, diwarnai canda tawa dan semangat kerja kolektif. Hal ini menunjukkan bahwa kemitraan antara TNI dan rakyat dapat tumbuh melalui langkah sederhana namun bermakna.

Dantim Pos Walaik, Sertu Adrianus Fingku, menuturkan bahwa kegiatan tersebut memiliki nilai strategis yang jauh melampaui aspek fisik.

“Ini bukan hanya soal kebersihan. Kami ingin menanamkan pentingnya hidup sehat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga. Kami hadir di sini bukan hanya sebagai penjaga batas, tapi juga bagian dari kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari pemerintah distrik. Kepala Distrik Walaik, Bapak Waker Yelipele, mengapresiasi kontribusi dan kehadiran aktif para prajurit TNI.

“Kehadiran mereka memberi semangat baru bagi warga untuk peduli lingkungan. Ini bukti bahwa TNI juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai bentuk kepedulian lebih lanjut, para prajurit juga membagikan bantuan sembako berisi beras, gula, dan kopi kepada warga setempat. Bantuan ini diterima dengan antusias dan menjadi cerminan sentuhan kemanusiaan di balik peran pertahanan yang mereka emban.

Panglima Komando Operasi Habema (Pangkoops Habema), Mayjen TNI Lucky Avianto, memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut.

“Inilah jati diri TNI di Papua—prajurit yang hadir bukan hanya membawa senjata, tetapi juga membawa harapan dan ketulusan. Karya bakti ini tidak hanya membersihkan lingkungan, tapi juga meruntuhkan sekat sosial, membangun kepercayaan, dan mempererat persaudaraan,” tegasnya.

Ia menambahkan, “Saat TNI dan rakyat bersatu, tidak ada tantangan yang tidak bisa dihadapi bersama.”

Melalui aksi sederhana seperti menyapu halaman hingga berbagi sembako, kegiatan ini menegaskan bahwa kekuatan membangun Papua yang bersih, aman, dan bersatu terletak pada kolaborasi yang tulus antara TNI dan masyarakat.

Sumber:
(Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)