TNI dan Masyarakat Papua Bersatu

    0
    71

    Prajurit Yonif 500/Sikatan Bantu Mama-Mama Jual Hasil Kebun di Intan Jaya

     

    INTAN JAYA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah keindahan alam pegunungan Papua yang masih asri, sebuah aksi sosial yang penuh semangat kemanusiaan kembali dilaksanakan di wilayah perbatasan. Pada Rabu (11/6/2025), Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 500/Sikatan mengadakan kegiatan “Rosita” (Borong Hasil Petani), yang kali ini ditujukan kepada para mama-mama Papua di sekitar TK Holomama dan TK Mamba, Kabupaten Intan Jaya.

    Kegiatan ini menonjolkan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat, di mana para prajurit TNI secara langsung membeli hasil kebun dari mama-mama di lapak-lapak sederhana yang disediakan, bahkan sepanjang perjalanan mereka menuju Pasar Sugapa. Pemandangan yang sangat mengharukan terlihat, menciptakan suasana keakraban yang hangat antara TNI dan masyarakat.

    Mama Yuspina, seorang ibu rumah tangga dari Kampung Holomama, dengan penuh rasa syukur menyampaikan kebahagiaannya. “Dulu, kami harus berjalan jauh, terkadang hingga dua atau tiga jam hanya untuk membawa sayur. Sekarang, kami bisa menjual hasil kebun di sini, dekat rumah. Terima kasih banyak kepada anak-anak TNI yang telah membantu dan mempermudah hidup kami,” katanya sambil menahan haru.

    Perjalanan panjang yang harus dilalui oleh para mama Papua untuk menjual hasil kebun mereka di pasar merupakan tantangan tersendiri. Namun, dengan adanya kegiatan “Rosita”, beban berat tersebut sedikit terangkat. Ini merupakan wujud nyata kepedulian negara terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat, terutama di daerah-daerah yang masih terisolasi.

    Salah satu prajurit yang terlibat dalam kegiatan ini menyatakan, “Kami hadir bukan hanya untuk menjaga perbatasan, tetapi juga untuk menjaga kesejahteraan rakyat. Mama-mama ini adalah pejuang pangan. Jika kami dapat membantu mereka agar hidup mereka sedikit lebih mudah, itu adalah suatu kehormatan bagi kami.”

    Kegiatan ini tidak hanya memberikan dukungan ekonomi, tetapi juga membangun ikatan emosional yang kuat antara TNI dan masyarakat Papua. Anak-anak terlihat antusias membantu ibu mereka, sementara prajurit TNI bekerja sama menata hasil kebun yang akan dijual. Ini adalah contoh sinergi yang penuh empati antara TNI dan rakyat.

    Lettu Inf Sugianto, Danpos TK Holomama, menyampaikan harapan yang besar untuk masa depan. “Kami berharap kegiatan ini dapat menarik perhatian pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur jalan di daerah-daerah terpencil, seperti Kampung Holomama. Dengan akses jalan yang lebih baik, para ibu di Papua tidak perlu berjuang sendirian. Kita akan bersama-sama melangkah menuju masa depan yang lebih baik,” ungkap Lettu Sugianto dengan penuh optimisme.

    Dengan semangat kemanusiaan dan persatuan, kegiatan ini menegaskan bahwa kehadiran TNI di Papua bukan hanya sekadar menjalankan tugas negara, tetapi juga merupakan panggilan hati untuk melayani dan mengabdi kepada sesama anak bangsa.

    Authentication:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)