JAKARTA, Cakrayudha-hankam.com – TNI Angkatan Darat (AD) menyiapkan sebanyak 130.000 prajuritnya untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di seluruh wilayah Indonesia.
Pasukan tersebut standby dan siap dikerahkan setiap saat untuk antisipasi setiap perkembangan situasi, kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana kepada wartawan, Rabu (20/11/2024).
Brigjen TNI Wahyu mengungkapkan bahwa pelibatan TNI AD dalam pengamanan Pemilu maupun Pilkada 2024 bersifat perbantuan kepada Polri.
Hal ini, jelas dia, sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri dan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Dalam UU tentang Polri diatur bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia dapat meminta bantuan TNI dalam melaksanakan tugas keamanan, jelasnya. Selain menyiapkan personel pengamanan, lanjut Wahyu, TNI AD juga berperan serta dalam membantu pendistribusian logistik Pilkada ke berbagai wilayah bersama perangkat penyelenggara Pemilu lainnya. Ia juga menegaskan bahwa TNI AD menjaga netralitas selama Pilkada serentak 2024. Hal ini tidak bisa diganggu gugat. Dalam gelaran Pilkada serentak ini, koridornya sudah jelas bahwa netralitas TNI harga mati, sebagaimana yang disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak M.Sc. pada berbagai kesempatan, ungkapnya.
Sebagai informasi, pemungutan suara Pilkada serentak 2024 akan dilakukan pada 27 November 2024. Sebanyak 545 daerah, terdiri dari 37 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota, bakal melaksanakan pemungutan suara dalam Pilkada tahun ini. Masyarakat pemilih akan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan pemimpin daerah di dua tingkatan sekaligus, yakni tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Sementara itu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan bahwa sebanyak 157.000 prajurit TNI akan dikerahkan untuk pengamanan Pilkada 2024. Dalam pelaksanaan Pilkada, TNI akan mendukung pelaksanaan pengamanan sejumlah 157 ribu, dan kita menyiapkan darat, laut, dan udara untuk mendukung pelaksanaan Pilkada, kata Panglima TNI dalam keterangan yang dibagikan Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Rabu (20/11/2024).(Red)

