Jakarta,(Cakrayudha-hankam.com) – Inilah sosok Irma Ervi, pemilik vendor konser Guyon Waton dan Ndx Aka yang panitianya larikan uang konser.
Irma Ervi mengungkapkan kegelisahannya, lantaran konser batal dan panggung yang dibakar penonton usai tingkah panitia yang bawa kabur uang konser.
Ia menerangkan rugi miliaran rupiah usai panggungnya dibakar.
Diketahui Irma Erviana atau akrab disapa Irma ini merupakan pemilik vendor perlengkapan dalam konser Lentera Festival, Tangerang.
Ia diketahui adalah pemilik vendor dari Mahakarya Event Equipment.
Selain menjadi vendor acara, Irma rupanya memiliki banyak usaha lain.
Wanita yang memiliki gelar SE ini merupakan seorang pengusaha.
Ia mendirikan beberapa bisnis yakni Neima Beauty, Mahakarya Agensi dan Nava Boutiq.
Ketiga bisnis tersebut berada di bidang berbeda yakni kecantikan, penawaran SPG hingga fashion.
Tak hanya itu saja, Irma Ervi juga dikenal sebagai selebgram.
Wanita berparas cantik ini sering membagikan konten dalam instagram pribadinya @irma_ervi.
Bahkan saat ini ia sudah memiliki 17.4 ribu pengikut.
Terakhir, Irma Ervi juga aktif di youtube membagikan berbagai konten short.
Curhatan Irma Ervi
Sebelumnya, lewat Instagram miliknya @ima_ervi, yang mengungkapkan kekecewaanya alami rugi ratusan juta.
Pemilik akun pun mengaku belum dibayar sama panitia.
“Uang kakak hanya rugi ratusan ribu, sedangkan kami ruginya ratusan juta, kami pun sama belum dibayar sama panitia, bisa-bisanya bakar semua barang-barang kami, coba kalau posisinya dibalik kakak yang punya sound yang punya semuanya, alat-alat event yang dibakar, saya lebih baik dikembalikan uang Rp150 ribu,” kata pemilik akun @ima_ervi, Senin (24/6/2024) seperti dilansir media ini.
Kendati begitu, lewat unggahanya ia meminta pihak panitia bisa bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
“Kenapa kalian pada jahat penonton ! Kalian hanya rugi 150rb sedangkan kami rugi puluhan juta bahkan gaji 1 bulan kalian pun ga bisa beli 1 lampu pun yang kalian bakar ! @lentera.festival lo harus tanggung jawab ga bisa kabur gitu aja,” tulisnya.
Sementara dalam unggahan lainnya, pemilik sound menyebutkan sound musik miliknya sudah habis dibawa ke acara konser, namun tak disangka malah dibakar penonton.
“Semua sound yang ada dirumah dibawa ke event @lenter.festival nyampa sana dibakar semua sama penonton ! penonton SDM RENDAH SEMUA!!,” tulisnya.
Rugi Miliaran rupiah
Sementara, ia juga mengungkap kerugian yang ia alami.
Irma Ervi mengatakan jika dalam peristiwa tersebut ratusan penonton yang hadir melampiaskan amarahnya dengan melempari panggung, merusak pagar pembatas, hingga membakar alat pengeras suara musik atau sound system.
Hal itu lantaran pihak vendor sound dan lighting juga enggan melanjutkan acara lantaran belum dibayar penuh oleh pihak panitia.
Adapun kericuhan bermula saat Guyon Waton dan NDX AKA batal tampil dalam konser tersebut.
Akibat kejadian tersebut pemilik vendor sound system alami kerugian capai miliaran rupiah.
Lewat Youtube Metro TV, Senin (24/6/2024), Irma menceritakan sebelum kejadian penonton membakar vendornya.
Diceritakan Irma, pihak panitia memang tidak menyelesaikan biaya panggung ke artis Guyon Waton dan NDX AKA.
Sebelum kejadian itu, kata Irma pihak panitia memintanya untuk mematikan sound system karena artis batal tampil.
Adapun alasan para artis batal tampil karena tidak bayar pihak panitia.
Kendati begitu, penonton pun akhirnya meradang hingga membakar sound system miliknya.
“Jadi awalnya emang dari pihak panitianya tidak menyelesaikan administrasi kepada artis dan vendor, dari magrib itu sebenarnya pihak panitia sudah memberi kabar sound itu dimatikan, tidak dilanjutkan lagi karena si artisnya gak mau lanjut naik perform karena tidak dibyar, disitu penonton tidak bisa dilerai lagi langsung mengamuk dan bakar semua peralatan event kita, semua habis,” jelas Irma.
Adapun total keseluruan kerugian yang dialami Irma, ia mengaku mencapai miliaran.
“Pkoknya semua yang ada di panggung habis semua, pokoknya total kerugian kita capai miliaran kalau di total keseluruhan,” katanya.
Kendati begitu, ia kini masih berharap vendor miliknya bisa kembali lagi dan beharap panitia tanggung jawab.
“Kita masih mengejar panitianya yang sekarang kabur, kalau kerugian yang saya alami itu sound system,” terangnya.
“Banyak vendor, itu bukan vendor kita doang, jadi masing-masing beda vendor,” sambungnya.
Klarifikasi Pihak Vendor
Pihak vendor konser Lentera Festival yang harusnya menampilkan Guyon Waton hingga Ndx Aka kini memberikan klarifikasi.
Dengan tegas pihak EO menyebut ikut menjadi korban penipuan panitia Lentera Festival hingga mengalami kerugian imbas diamuk penonton konser dilansir dari akun instagram resmi vendor @soundtaiment.
Pihak vendor mengaku juga menjadi korban dari oknum panitia konser Lentera Festival.
“#justiceforvendor
Usut tuntas para penonton yang merusak dan menjarah properti vendor.
Vendor juga korban EO bodong, sudah saatnya penonton konser bersikap dewasa,” jelasnya.
Sedangkan dalam video lainnya, tampak pihak vendor lainnya yang panik saat barang barangnya dihancurkan oleh para penonton.
Ia merasa kesal lantaran panitia kabur karena salah satu oknum anggotanya melarikan uang konser.
“Gua rugi nih, gak dibayar, kabur!,” teriak seorang pria dari pihak vendor, seperti dikutip media ini dari Instagram @marcellona.jpg.
“Panitianya ke mana bang?,” tanya seseorang pria vendor tersebut.
“Makanya cariin,” jawabnya.
“Panggung berapa duit ini, 50 juta ini. Jangan diancurin, ratusan juta,” ujar pria vendor itu lagi.
“Kondusifin, gua minta tolong kondusifin, nanti kita lapor,” pinta pria itu.
Penjelasan Panitia Konser
Penyebab konser Guyon Waton dan Ndx Aka di Lentera Festival di Tangerang Tahun 2024 batal tampil terungkap.
Salah satu oknum panitia ternyata membawa kabur uang tiket konser penonton untuk membayar para musisi yang seharusnya tampil.
Diketahui jika sebelumnya, para penonton telah membayar tiket RP 115 ribu untuk menyaksikan beberapa musisi yang bernuansa jawa yakni Feel Koplo, Guyon Waton, dan Ndx Axa.
Saat itu para penonton awalnya menunggu selama 15 menit pertama sebelum mengetahui konser dibatalkan.
Sampai akhirnya terungkap penyebab konser tersebut batal karena salah satu oknum panitia membawa kabur uang pembayaran artis sehingga konser batal dilaksanakan.
Dalam video yang beredar, para penonton yang kesal nekat membakar panggung, alat musik hingga sound system karena marah acara musik tidak dilaksanakan dilansir dari instagram @memomedsos, Senin (24/6/2024).
Pihak panitia Lentera Fest yang juga merasa dirugikan lantas ikut mengungkap oknum pelaku yang membawa kabur uang konser dilansir dari instagram @lentera.festival
Sang pelaku, Muhammad Dian Permana Angga rupanya membawa kabur uang konser beberapa jam sebelum acara dimulai.
Untuk itu para panitia lainnya meminta bantuan kepada netizen dalam mencari keberadaan pelaku.
“PELAKU!
BERNAMA : MUHAMMAD DIAN PERMANA ANGGA
kami segenap panitia juga dirugikan oleh orang tersebut , oknum ini membawa kabur duit sebanyak ratusan juta!
uang yang seharusnya di bayar untuk keperluan malah dibawa kabur , dan kita ditinggal kan begitu saja h-jam !
tolong segera diviralkan ,kita cari sampai dapat!,” tulisnya.
Sosok panitia larikan uang konser TNG Lanfest 2024
Tak hanya itu saja, panitia konser Lentera Festival juga membagikan identitas KTP milik Muhammad Dian.
Saat itu tertulis jika Muhammad Dian merupakan warga Tanggerang.
Namun netizen justru menilai panitia bekerja sama dengan pelaku.
Sebab tahun kelahiran pelaku 1997, berbeda dengan NIK yang ditulsikan 94.
“YANG BENER KALO EDIT WOY RAPIH, KELAHIRAN 97, KODE ANGKA DI NIK 94, LUCU PARAH”.
“Ga usah lempar batu sembunyi tangan, Lo kan juga panitia! Bukannya kasih penjelasan malah main kabur aja, lagian penonton kecewa dan mulai ga kondusif nih admin malah main drama playing victim dari masalah yang diciptakan sendiri! Ews”.
“Gausah lu upload min, lu pada punya nomor nya lacak”.
“percuma lu spill ud dibagi rata juga kan” ungkap beberapa netizen.(Red)

