Pengelola Taman Safari Indonesia Akhirnya Laporkan Pelaku Pembuang Sampah Plastik ke Mulut Kuda Nil

    0
    143

    Bogor,(Cakrayudha-hankam.com) – Pengelola Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor, Jawa Barat, akhirnya melapor ke polisi dan mem-blacklist pengunjung yang memberi sampah plastik ke mulut kuda nil yang baru-baru ini viral di media sosial.

    “Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor mem-blacklist pengunjung yang beri makan sampah plastik ke mulut kuda nil dan melakukan beberapa pelanggaran lainnya,” kata VP Media, Event, dan Digital Taman Safari Indonesia Alexander Zulkarnain dalam keterangannya, Selasa (25/6/2024).

    Sebagaimana diketahui, viral di media sosial pengunjung Taman Safari diduga beri makan sampah plastik ke kuda nil.

    Pihak pengelola pun mencari pelaku. Dari video yang beredar memperlihatkan seekor kuda nil diduga diberi makan sampah plastik oleh pengunjung di Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor, Jawa Barat, viral di media sosial.

    Unggahan tersebut dibuat oleh akun Instagram @avindadip dan diunggah ulang akun @fakta.jakarta pada Jumat (21/6/2024).

    Di video singkat itu, sejumlah pengunjung yang berada di dalam mobil tampak sedang memberi makan wortel ke seekor rusa dan kuda nil.

    Pada rekaman bagian pertama, para pengunjung tersebut terlihat memasukkan wortel ke hidung rusa.

    Bagian berikutnya, seekor kuda nil disodorkan wortel. Kuda nil itu terlihat langsung membuka mulutnya.

    “Sumpah nih org beneran masukin tuh wortel ga ke mulut woyyy, tapi ke hidung hewannya!!!! Liat aja reaksi hewannya!” tulis pengunggah di video tersebut.

    Disebutkan pengunggah bahwa apa yang dilakukan para pengunjung tersebut adalah perbuatan tidak terpuji dan bodoh.

    Saat melihat kejadian itu, ia dan suaminya kesal dan melaporkannya ke petugas di lokasi.

    “Feeling suami gue tepat banget. Ya dikasih makan sampah kuda nilnya. Suami gue tuh pecinta binatang makanya kesel banget kalo ada manusia begini. Akhirnya kita lapor ke petugasnya. Kasian banget sumpah sama kuda nil nya kalo kita gak lapor,” ungkapnya di akhir video.

    Dimintai tanggapan terkait video viral tersebut, Humas TSI Bogor, Yuska Apitya Aji mengaku sedang menyelidiki bagaimana yang terlihat pada video viral tersebut.

    “Masih diselidiki, kita cek,” singkat Yuska saat dihubungi, Jumat.

    Pengelola Cari Pelaku
    Wisatawan berada dalam mobil yang diduga beri makan sampah plastik ke kuda nil kini diburu pengelola Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor, Jawa Barat.

    Sebelumnya, unggahan sebuah video memperlihatkan sejumlah wisatawan yang berada di dalam mobil tampak sedang memberi makan wortel ke seekor rusa dan kuda nil.

    Namun dalam video pertama, pengunjung terebut memasukkan wortel ke hidung rusa.

    Video berikutnya, seekor kuda nil disodorkan wortel, saat hewan itu membuka mulut, pengunjung tersebut malah melempar sampah plastik ke mulut kuda nil.

    Head of Media and Digital TSI Bogor, Finky Santika mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran, pengunjung tak bertanggungjawab tersebut mengenakan kendaraan dengan plat nomor B 1949 CIC.

    Menurutnya, saat ini pihaknya sedang melakukan penelusuran data terhadap pengunjung yang melakukan pelanggaran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

    “Terutama perihal identitas pengunjung tersebut agar yang bersangkutan mendapatkan sanksi peringatan berupa penyataan maaf atas tindakannya tersebut. Sehingga bisa menjadi pelajaran bagi pengunjung lain untuk taat terhadap SOP,” kata Finky seperti dikutip media ini, Sabtu (22/6/2024).

    Finky menyebut, wisatawan tersebut kerap melakukan pelanggaran peraturan selama di Taman Safari Bogor, mulai membuka jendela di area harimau hingga memasukan wortel ke hidung hewan.

    “Menurut keterangan saksi, pengunjung tersebut juga melanggar SOP di area harimau yakni membuka jendela mobil dan petugas berkali-kali menegur yang bersangkutan,” ujarnya.

    Selain itu, pengunjung tersebut juga melanggar aturan dengan menyentuh bagian tubuh dari hewan zebra.

    “Di area zebra, pengunjung ini juga menepuk pantat zebra yang secara aturan dilarang keras. Petugas yang jaga di lokasi juga sudah menegur yang bersangkutan,” terangnya.

    Pihaknya menyayangkan aksi ini dan meminta pengunjung lain tidak meniru sikap tidak terpuji tersebut.

    “TSI sebagai lembaga konservasi yang menjunjung tingTRIBUN-MEDAN.CO+gi nilai kinservasi dan perlindungan satwa mengutuk dan mengecam keras tindakan pengunjung tersebut,” ucapnya.

    Adapun plastik yang masuk ke dalam tubuh kuda nil saat ini sudah dikeluarkan oleh petugas.(Red)