Siswi SMA Asal Wonosobo Hilang Sebulan

    0
    76

    Ditemukan di Kalimantan Tengah

     

    WONOSOBO, Cakrayudha-hankam.com – Setelah hampir sebulan dinyatakan hilang, seorang siswi SMA asal Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, akhirnya ditemukan oleh aparat kepolisian di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Siswi berusia 15 tahun ini dilaporkan hilang sejak 18 April 2025, menurut Kapolsek Sapuran, AKP Suryanto.

    Keluarga siswi menyatakan bahwa putri mereka tidak kembali ke rumah setelah terakhir terlihat mengenakan seragam sekolah dan sandal jepit. “Ia memiliki ciri-ciri tinggi badan 155 sentimeter, berkulit sawo matang, dan berambut panjang sebahu,” ungkapnya, seperti dilaporkan oleh Antara.

    Unit Reserse Kriminal Polsek Sapuran kemudian melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari keluarga dan teman-teman siswi tersebut. Dalam proses penyelidikan, petugas menemukan petunjuk di akun Traveloka milik siswi. Ternyata, pada 14 April 2025, ia menumpang travel menuju Semarang sebelum terbang ke Sampit, Kalimantan Tengah, pada hari berikutnya.

    Jejak digital yang ditemukan kemudian ditindaklanjuti melalui koordinasi antar wilayah. “Kami bekerja sama dengan Polda Kalimantan Tengah dan Satreskrim Polres Katingan. Alhasil, korban berhasil ditemukan dalam keadaan sehat di sebuah mes milik perusahaan sawit di Kabupaten Katingan,” ungkap Suryanto. Proses penjemputan berjalan lancar; korban dipulangkan ke Wonosobo dan diserahkan kembali kepada keluarganya pada hari Rabu (14/5) sekitar pukul 16.00 WIB.

    Pengakuan Korban
    Siswi tersebut menyatakan bahwa kepergiannya tidak disebabkan oleh paksaan atau tindak pidana. Dalam pemeriksaan awal, dia mengaku berniat mencari ayah kandungnya di Batam. Namun, rencananya terpaksa dibatalkan setelah dia mengetahui bahwa kedatangannya tidak diterima dengan baik oleh keluarga ayahnya.

    Ia kemudian memutuskan untuk mencari pekerjaan di Kalimantan Tengah. “Kami terus memberikan pendampingan psikologis dan sosial kepada korban agar proses pemulihannya dapat berjalan dengan baik,” kata Suryanto. (Red-033)