Aceh Utara || Cakrayudha_hankam.com – Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Blang Gurah, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, terus menunjukkan perkembangan. Hingga Rabu, (12 Agustus 2026), progres pembangunan telah mencapai 50,25 persen. Jembatan ini dibangun sebagai akses penting masyarakat setelah sebelumnya terdampak kondisi pascabanjir.

Di lokasi, Babinsa Koramil 02/Kuta Makmur, Serda Mulyadi, bersama pekerja sipil terlihat memantau dan mengerjakan bagian jembatan. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pemasangan L-sling di bagian gapura sebagai salah satu tahapan pembangunan.
Jembatan tersebut memiliki panjang 27 meter, lebar 1,5 meter dan tinggi sekitar 4,5 meter. Nantinya, jembatan ini menjadi penghubung antara Desa Blang Gurah dengan Desa Krueng Senung yang selama ini dibutuhkan masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas.
Bagi warga, pembangunan jembatan tersebut membawa rasa syukur sekaligus harapan baru. Setelah kondisi pascabanjir sempat memengaruhi akses masyarakat, keberadaan jembatan diharapkan kembali membuka jalur yang lebih mudah untuk aktivitas sehari-hari.
Tidak hanya untuk orang dewasa, akses ini juga penting bagi anak-anak sekolah. Jembatan yang dapat digunakan dengan baik akan membantu perjalanan mereka menuju sekolah maupun saat pulang ke rumah, terutama bagi warga yang harus melintasi jalur penghubung antardesa.
Melalui Kodim 0103/Aceh Utara, pembangunan jembatan ini terus dipantau hingga selesai. Bagi masyarakat Blang Gurah, jembatan tersebut bukan hanya sebuah bangunan, tetapi menjadi harapan untuk memudahkan kembali aktivitas sehari-hari, kegiatan ekonomi warga, serta perjalanan anak-anak menuju pendidikan. (red-056)

