Sentuhan Kasih di Bukit Sion: TNI dan Warga Sinak Bersatu Membersihkan Gereja, Mempererat Persaudaraan di Tanah Papua

    0
    69

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Pada Kamis, 20 Maret 2025, di Kampung Bukit Sion Sinak, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, tercipta sebuah momen berharga dalam kebersamaan. Seragam loreng dari Satgas Pamtas Mobile Yonif 700/Wyc berpadu dengan pakaian sederhana warga setempat. Bersama-sama, mereka membersihkan Gereja Bukit Sion, menciptakan suasana ibadah yang nyaman, damai, dan penuh kebersamaan.

    Namun, kegiatan ini lebih dari sekadar menyapu debu atau mengepel lantai; ini adalah wujud nyata kepedulian TNI terhadap kehidupan spiritual masyarakat Papua. Di bawah bimbingan Lettu Inf Iwan Simon, Perwira Pembinaan Mental Satgas 700, para prajurit dengan penuh semangat membersihkan setiap sudut gereja, seolah-olah mereka sedang membersihkan hati mereka sendiri.

    “Aksi sosial ini adalah wujud komitmen TNI dalam mendukung masyarakat, terutama di daerah perbatasan,” ungkap Lettu Inf Iwan Simon dengan penuh kehangatan.

    “Kami berupaya menciptakan suasana ibadah yang nyaman bagi jemaat gereja, agar mereka dapat beribadah dengan tenang.”

    Setiap gerakan sapu dan usapan kain tidak hanya membersihkan debu di lantai, tetapi juga mengikis batasan yang ada. Kebersamaan terjalin erat, prasangka sirna, dan jembatan persaudaraan semakin kuat.

    Seorang ibu tua berdiri di kejauhan dengan mata berkaca-kaca, menyaksikan para prajurit yang sedang membersihkan gerejanya.

    “Terima kasih, Bapak TNI. Gereja kami kini bersih dan indah,” katanya dengan suara bergetar.

    “Hati kami pun ikut bersih.”

    Di tengah kegiatan, para prajurit TNI juga meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan warga, berbincang, berbagi cerita, dan tertawa bersama. Mereka hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat dan saudara bagi masyarakat Papua.

    Namun, aktivitas ini lebih dari sekadar rutinitas. Di daerah yang sering mengalami konflik, kehadiran TNI tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membawa harapan, ketenangan, dan kedamaian.

    “Kami ingin semakin memperkuat hubungan dan kebersamaan dengan masyarakat setempat,” ungkap Lettu Inf Iwan Simon.

    “Kami bukan hanya bagian dari TNI, tetapi juga bagian dari mereka. Kami akan selalu siap membantu masyarakat Papua.”

    Sementara itu, Pangkoops Habema, Mayor Jenderal TNI Lucky Avianto, menekankan bahwa di tanah Papua yang penuh tantangan, TNI hadir bukan hanya sebagai kekuatan militer, tetapi juga sebagai kekuatan moral.

    “Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang dengan tulus mengabdikan diri untuk kemajuan dan kedamaian bangsa,” tutupnya.

    Di Papua, tanah yang kaya akan budaya dan tantangan, TNI terus membangun jembatan kasih dan persaudaraan bukan hanya menjaga batas wilayah, tetapi juga merawat hati masyarakat.

    Authentication:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)