Sentuhan Hangat di Perbatasan Papua: Satgas 700 Bawa Harapan Melalui Pengobatan Gratis

    0
    49

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah keterasingan Kampung Sinak, yang terletak di perbatasan RI-PNG, masyarakat setempat merasakan secercah harapan. Pada Senin (10/3/2025), Pos Sinak dari Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700/WYC Koops Habema membuka layanan medis gratis bagi warga yang membutuhkan.

    Dipimpin oleh Letda Ckm Akbar, seorang Danton Kes yang penuh dedikasi, para prajurit dengan sigap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang datang dengan berbagai keluhan.

    Lebih dari Sekadar Pengobatan – Menyampaikan Kepedulian
    Di daerah yang minim akses terhadap layanan kesehatan, kehadiran prajurit TNI tidak hanya sekadar memberikan pengobatan, tetapi juga menyebarkan kehangatan dan kepedulian. Senyuman dan sentuhan tulus dari para prajurit menjadi obat yang berarti bagi warga. Wajah-wajah yang sebelumnya tampak pucat dan lesu perlahan-lahan mulai bersinar dengan harapan.

    Tidak hanya memberikan layanan medis, Letda Akbar dan timnya juga berupaya mendidik masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Mereka mengajarkan teknik mencuci tangan yang benar, menekankan pentingnya pola makan yang sehat, serta mempromosikan kebiasaan hidup bersih dan higienis.

    “Pos kami selalu terbuka untuk warga yang memerlukan bantuan medis,” kata Letda Akbar dengan tulus. “Kami ingin menjadi bagian dari solusi—memberikan perhatian dan dukungan kepada masyarakat di daerah perbatasan.”

    Pangkoops Habema: Prajurit Satgas 700, Pahlawan Kemanusiaan di Perbatasan
    Sementara itu, Pangkoops Habema Mayjen TNI Lucky Avianto menekankan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar pengobatan gratis; ini adalah simbol kepedulian dan persaudaraan.

    “Di tengah keterbatasan, prajurit Satgas 700 hadir sebagai pahlawan kemanusiaan, membawa harapan, dan meringankan beban masyarakat,” jelasnya.

    “Setiap tetes obat yang diberikan, setiap senyuman yang ditunjukkan, dan setiap nasihat kesehatan yang disampaikan, merupakan bukti nyata dedikasi mereka kepada bangsa dan negara,” ungkapnya.

    Kegiatan ini menegaskan bahwa TNI tidak hanya berperan sebagai pelindung kedaulatan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam upaya membangun kehidupan yang lebih baik di daerah perbatasan.

    Autentikasi:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)