Sandiaga Bantah Gabung PPP Karena Operasi Tarik PKS dari Koalisi Anies Gagal

    0
    54

    Jakarta,(Cakrayudha-hankam.com) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno resmi bergabung ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Bergabungnya Sandi ke PPP ditandai dengan penyerahan KTA dan penyematan jaket partai berlambang Ka’bah itu, pada Rabu (14/6).

    Sandiaga menepis bergabung ke PPP karena operasi atau misi menarik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Koalisi Perubahan untuk Perbaikan gagal. Dia menjelaskan, bergabungnya dia ke PPP karena memiliki kesamaan untuk memajukan bangsa Indonesia terutama dibidang Ekonomi.

    “Tentunya saya terbuka berkomunikasi dengan semua pihak. Dan keputusan hari ini, sudah setelah sekian lama bersama dengan Sekjen (Arwani Thomafi) dengan Pak Mardiono (Plt Ketum PPP) berdiskusi. Jadi ini keputusan kita yang insyallah bisa membawa manfaat. Karena saya percaya salah satu daripada 6 tadi semuanya saya niatkan ibadah, bahwa ini ibadah,” kata Sandiaga Uno, saat ditemui di Kantor DPP PPP, Jakarta, Rabu (14/6).

    Dia pun kembali menegaskan, pilihannya untuk berlabuh ke PPP merupakan salah satu jalur untuk berjuang bagi bangsa Indonesia. Bukan, karena gagalnya misi menarik PKS dari dukungan ke Anies Baswedan.

    “Mboten mboten mboten (bukan karena gagal tarik PKS), kedekatan ini karena perjuangan yang sudah bertahun-tahun tapi tidak pernah dalam konteks bergabung secara perjuangan sebagai kader tapi lebih kepada mengajak kepada pemikiran kita untuk berjuang dan membangun Indonesia bersama,” imbuh dia.

    “Mboten mboten mboten (bukan karena gagal tarik PKS), kedekatan ini karena perjuangan yang sudah bertahun-tahun tapi tidak pernah dalam konteks bergabung secara perjuangan sebagai kader tapi lebih kepada mengajak kepada pemikiran kita untuk berjuang dan membangun Indonesia bersama,” imbuh dia.

    Menurut sang politikus, Presiden ingin menjodohkan Sandiaga dengan Ketum Golkar Airlangga Hartarto. Membuat poros baru bersama PKS dan Golkar.(Red)