Saiful Soroti Pentingnya Pemangku Kebijakan Mendengar Suara Rakyat

0
16

PASURUAN || Cakrayudha_hankam.com – Suara masyarakat merupakan bagian penting dalam proses demokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, setiap pemangku kebijakan diharapkan tetap membuka ruang dialog, mendengar aspirasi, serta mempertimbangkan kepentingan publik dalam menentukan arah kebijakan.

Hal tersebut menjadi sorotan Saiful yang menyampaikan kritik terhadap kecenderungan pemangku kebijakan apabila dinilai kurang responsif terhadap suara masyarakat.

“Tatkala pemangku kebijakan sudah tidak mau mendengar suara rakyat, tersandera kepentingan politik,” demikian pernyataan Saiful dalam pesan yang disampaikan pada Minggu (1/11/2026).

Pernyataan tersebut merupakan pandangan kritis narasumber terhadap pentingnya menjaga independensi pengambilan kebijakan dari kepentingan politik praktis.

Dalam sistem pemerintahan yang demokratis, kritik dan aspirasi masyarakat semestinya dipandang sebagai bagian dari kontrol sosial. Perbedaan pandangan tidak seharusnya menjadi alasan untuk menutup ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Kebijakan publik pada dasarnya harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat, bukan semata-mata mempertimbangkan kepentingan kelompok atau dinamika politik tertentu.

Namun, penilaian terhadap responsivitas pemangku kebijakan maupun dugaan dominasi kepentingan politik tetap membutuhkan penjelasan, data, dan konfirmasi dari pihak-pihak terkait agar persoalan dapat dipahami secara utuh.

Ujian bagi pemangku kebijakan bukan sekadar menjalankan kewenangan, melainkan juga kesediaan mendengar kritik, membuka ruang evaluasi, dan mempertanggungjawabkan setiap keputusan kepada masyarakat.

Sebab, dalam demokrasi, suara rakyat bukan sekadar pelengkap dalam proses politik, melainkan salah satu pijakan penting dalam menentukan arah kebijakan publik. (Red/RMT)