Prajurit Banteng Raiders Bangun Kepercayaan Warga Lewat Dialog Kemanusiaan

0
152

PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Suasana hangat penuh keakraban terasa di Pos Dal Satgas Yonif 400/Banteng Raiders saat prajurit TNI menggelar kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama warga, Kamis (17/7/2025). Momen tersebut menunjukkan wajah humanis TNI di tengah masyarakat Pegunungan Tengah, Papua.

Dengan semangat lebih dari sekadar pasukan pengamanan, para prajurit menyempatkan diri untuk mendengarkan secara langsung keluh kesah, harapan, serta cerita kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. Kehadiran mereka tidak hanya membawa rasa aman, tetapi juga rasa empati dan kepedulian.

“Kami Datang Membawa Hati, Bukan Sekadar Senjata”
Danpos Dal menegaskan bahwa kegiatan komsos ini bukan hanya rutinitas, melainkan bentuk nyata kedekatan antara TNI dan rakyat.

“Kami hadir bukan hanya dengan senjata, tapi dengan hati yang tulus. Kegiatan ini adalah jembatan yang menguatkan persaudaraan dan rasa saling percaya antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung sederhana namun penuh makna tersebut, para personel Satgas turut memberikan edukasi ringan mengenai pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan sekitar. Sambutan dari warga pun sangat positif, disertai rasa hormat dan kepercayaan yang makin tumbuh.

“Mereka Mendengarkan Kami”
Salah satu warga yang hadir mengungkapkan rasa terharunya atas perhatian para prajurit.

“Kami merasa dihargai dan diperhatikan. Mereka bukan hanya menjaga dari luar, tapi juga benar-benar mendengarkan isi hati kami,” ucapnya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa prajurit TNI, khususnya Banteng Raiders, hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan di wilayah rawan, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra masyarakat dalam membangun kedamaian.

Strategi Dialogis untuk Stabilitas Berkelanjutan
Komandan Satgas (Dansatgas) Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono, menyatakan bahwa pendekatan dialogis dan humanis seperti ini akan terus digalakkan.

“Pendekatan dari hati ke hati ini adalah salah satu strategi kami dalam menciptakan stabilitas jangka panjang di wilayah pegunungan Papua,” tegasnya.

Melalui langkah ini, TNI tidak hanya menjaga wilayah, tetapi juga merawat rasa kebersamaan demi terwujudnya Papua yang damai dan harmonis.

Sumber:
(Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono / Red-033)