Peristiwa Kebakaran Beruntun di Palangka Raya, BMKG: Bukan Faktor Cuaca Panas

0
133
Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Palangka Raya, Chandra, mengatakan peristiwa kebakaran beruntun di Kota Palangka Raya bukan faktor cuaca panas. [Foto: MC Palangka Raya]

PALANGKA RAYA, (Cakrayudha-hankam.com) – Peristiwa kebakaran yang menghanguskan rumah warga hingga warung/kios, terjadi secara beruntun di wilayah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dalam beberapa pekan terakhir, sehingga menyebabkan kerugian yang cukup besar. Rentetan peristiwa kebakaran tersebut, memicu beragam spekulasi. Salah satunya, muncul dugaan faktor cuaca panas yang bisa memicu kebakaran.

Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Palangka Raya, Chandra, mengatakan terjadinya rentetan peristiwa kebakaran itu, tidak ada hubungannya dengan faktor cuaca panas yang terasa dalam beberapa hari terakhir ini.

“Selama ini BMKG melihat faktor cuaca/iklim panas lebih rentan atau rawan menyebabkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau karhutla,” kata Chandra di Kantor BMKG Palangka Raya, Selasa (24/9/2024).

Perlu diketahui, lanjut Candra, dalam beberapa hari ke depan cuaca di wilayah Kalimantan Teangah pada umumnya akan berawan dari siang hingga menjelang sore. Sedangkan pada malam hingga dini hari berpotensi hujan ringan sampai sedang di sebagian wilayah Kalimantan Tengah.

“Secara umum, saat ini Kalimantan Tengah memasuki musim peralihan dari kemarau ke musim hujan,” imbuhnya.

Terlepas dari itu, sambung Chandra, pihaknya mengimbau kepada warga masyarakat apabila saat cuaca kering, maka yang patut juga diwaspadai adalah potensi mudahnya terjadi kebakaran hutan dan lahan.

“Sebaliknya, imbauan kepada warga saat masa peralihan ke musim hujan, maka yang diwaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang. Serta berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang,” tambahnya. (**)

 

Sumber: MC Kota Palangka Raya