Peringatan Hardiknas 2025, Dua Siswi Sidoarjo Borong Penghargaan

    0
    79

    SIDOARJO, Cakrayudha-hankam.com – Dua siswi dari SMAN 4 Sidoarjo berhasil meraih penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Penghargaan tersebut diserahkan kepada mereka setelah Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Jumat (02/05/2025).

    Kedua siswi berprestasi tersebut adalah Rara Anggun Awandhini dan Rhizqi Zabrina Hariyanti, yang berhasil meraih penghargaan bergengsi tingkat internasional.

    Berdasarkan catatan prestasinya, Rara Anggun Awandhini, siswi kelas XI-L, berhasil meraih juara 1 dan juara 3 di Kartini Cup Internasional Archery Championship. Sementara itu, Rhizqi Zabrina Hariyanti, siswi kelas XII-B, meraih juara 1 dalam Kejuaraan Sepatu Roda Kategori Individu untuk jarak 400 meter dan 10.000 meter pada Melaka Open.

    Dalam acara penerimaan penghargaan, kedua siswi tersebut didampingi oleh Kepala SMAN 4 Sidoarjo, Dr. Karyanto. Kepala sekolah yang dikenal ramah dan mudah bergaul ini memberikan apresiasi atas prestasi yang telah diraih oleh kedua siswinya.

    Penerimaan penghargaan dari Gubernur Jawa Timur ini menunjukkan bahwa SMAN 4 Sidoarjo memiliki siswa-siswi yang berprestasi dan berbakat, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik, di tingkat lokal, regional, nasional, maupun internasional, seperti yang ditunjukkan oleh kedua siswi ini,” kata Kepala SMAN 4 Sidoarjo, Dr. Karyanto, kepada republikjatim.com, pada Jumat (02/05/2025), setelah mendampingi kedua siswinya menerima penghargaan dari Gubernur Jatim.

    Dr. Karyanto juga mengucapkan selamat kepada kedua siswi yang telah meraih prestasi tersebut. Ia berharap pencapaian ini dapat memotivasi siswa-siswi lainnya untuk terus berprestasi dan mengembangkan kemampuan akademik serta nonakademik mereka. Selain itu, SMAN 4 selalu berkomitmen untuk mendukung semua target dan pencapaian prestasi yang ingin diraih oleh siswa-siswinya.

    Dengan semakin banyaknya prestasi yang diraih oleh siswa dan siswi SMAN 4 Sidoarjo, sekolah kami semakin membanggakan dan menjadi teladan bagi institusi pendidikan lainnya. Kami, sebagai pimpinan SMAN 4 Sidoarjo, berkomitmen untuk terus mendorong, memfasilitasi, dan memotivasi siswa-siswi yang berprestasi, berbakat, dan berkarakter agar dapat mencapai kesuksesan di bidang masing-masing,” tegas Karyanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala SMAN 1 Krian.

    Di sisi lain, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pendidikan berkualitas. Hal ini dilakukan dengan membangun sistem pendidikan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga merata dan mudah diakses oleh seluruh warga negara Indonesia, tanpa terkecuali.

    Berbagai prestasi ini memastikan bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang setara untuk memperoleh pendidikan berkualitas, tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi, atau geografis mereka.

    Khofifah menjelaskan bahwa komitmen untuk mewujudkan pendidikan berkualitas bagi semua sejalan dengan tema Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia, yaitu “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”

    Pendidikan berkualitas untuk semua mencakup beberapa aspek penting, termasuk pendidikan yang berkualitas, pemerataan akses, sistem pendidikan inklusif, peran guru dan sekolah yang kompeten, serta pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah untuk membangun sistem pendidikan yang berkualitas, merata, dan dapat diakses oleh seluruh warga negara tanpa terkecuali, ungkapnya.

    Khofifah menjelaskan bahwa pada tahun 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan meluncurkan program “1 Sekolah 1 Inovasi” yang mencakup SMA, SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta. Program ini ditargetkan menghasilkan 789 inovasi dari sekolah negeri dan 3.301 inovasi dari sekolah swasta di seluruh Jawa Timur.

    “Jika semua rencana ini terwujud, kita akan memiliki total 4.090 inovasi dari sektor pendidikan pada tahun 2025,” tutupnya. (Red-033)