Panglima TNI: TNI, Polri, dan Masyarakat Siap Amankan Dua Agenda Politik Nasional

    0
    175
    Danlanud Sam Ratulangi Marsma TNI Antariksa Anondo, S.E., M.Tr.(Han)., pada Upacara Bendera 17-an di Lapangan Dirgantara Lanud Sam Ratulangi, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis, (17/10/2024). [Foto: tni-au.mil.id]

    MANADO, (Cakrayudha-hankam.com) – Dalam waktu dekat, dua agenda politik nasional akan terlaksana yang sangat menentukan kewibawaan pemerintah Republik indonesia (RI) dan keberlanjutan pembangunan. Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan semua komponen masyarakat berkomitmen untuk mengamankan dua agenda tersebut, agar terjaga stabilitas nasional.

    Pernyataan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., tersebut dibacakan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Sam Ratulangi Marsma TNI Antariksa Anondo, S.E., M.Tr.(Han)., pada Upacara Bendera 17-an di Lapangan Dirgantara Lanud Sam Ratulangi, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis, (17/10/2024).

    Dua agenda politik tersebut, yaitu suksesi kepemimpinan nasional berupa pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI Terpilih pada 20 Oktober 2024 mendatang serta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota yang akan berlangsung pada 27 November 2024.

    “Mari, bersama-sama mengamankan jalannya pelantikan tersebut serta memastikan proses transisi pemerintahan berjalan dengan tertib dan lancar,” jelas Panglima TNI seperti yang dibacakan Danlanud Sam Ratulangi.

    Mengenai Pilkada serentak, Panglima TNI mengingatkan kembali bahwa TNI harus netral, karena komitmen netralitas TNI merupakan wujud nyata TNI tidak berpolitik praktis.

    “Tugas TNI dalam Pilkada, yaitu membantu pemerintah dalam penyelenggaraannya dan membantu Polri dalam pengamanan setiap tahapannya,” ujar Panglima TNI.

    Menindaklanjuti informasi dan perkembangan situasi di beberapa daerah, Panglima TNI menekankan untuk melakukan pemetaan potensi kerawanan di wilayah masing-masing, melakukan mitigasi potensi ancaman, dan jalin komunikasi serta sinergitas TNI-Polri, instansi, tokoh masyarakat, serta susun rencana kontijensi pengamanan logistik Pilkada.

    Di akhir sambutannya, Panglima TNI mengajak seluruh prajurit TNI senantiasa menjaga soliditas dan kekompakan TNI, kemudian perkuat hubungan TNI dengan rakyat, karena kemanunggalan TNI dan rakyat adalah kekuatan pertahanan nasional dari berbagai ancaman. (Red-050)

     

    Sumber: tni-au.mil.id