Panglima Koarmada I Resmikan Pembangunan Monumen Pesawat Nomad di Telaga Wahyu

    0
    258
    Pangkoarmada I Laksda TNI Dr. Yoos Suryono Hadi, M.Tr (Han)., M. Tr.Opsla., menandatangani prasasti pembangunan Monumen Pesawat Nomad TNI AL di lokasi wisata Telaga Wahyu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (18/10/2024). [Foto: tni.mil.id]

    MAGETAN, (Cakrayudha-hankam.com) – Sebuah langkah bersejarah, Laksamana Muda (Laksda) TNI Dr. Yoos Suryono Hadi, M.Tr (Han)., M. Tr.Opsla selaku Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I), secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Monumen Pesawat Nomad Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) di kawasan wisata Telaga Wahyu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Jumat (18/10/2024).

    Acara peletakkan batu pertama pembangunan Monumen Pesawat Nomad yang berlangsung khidmat ini, dihadiri oleh berbagai pejabat penting, tokoh masyarakat, serta perwakilan TNI dan Polri.

    Pembangunan monumen ini merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan TNI AL di Kabupaten Magetan, khususnya dalam operasi khusus melawan penjajah Belanda pada masa lalu.

    Lokasi wisata Telaga Wahyu sendiri, memiliki nilai historis yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Mengingat, wilayah ini pernah menjadi lokasi pelatihan operasi khusus bagi para pejuang kemerdekaan.

    Dalam sambutannya, Pangkoarmada I Laksma) TNI Dr. Yoos Suryono Hadi mengatakan, acara ini merupakan simbol dimulainya pembangunan monument special force yang berada di Telaga Wahyu, Plaosan, Magetan, untuk memperingati dan mengenang berdirinya pendidikan special force di Magetan yang telah melahirkan dan mencetak lima pemimpin Kepala Staf Angkatan Laut, dari masa TNI Angkatan Laut berdiri yang dibuka oleh Presiden RI Ir. Soekarno.

    Pada kesempatan itu, Penjabat (Pj) Bupati Magetan Nizhamul Among menyambut baik inisiatif pembangunan monumen ini. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan TNI AL dalam pengembangan pariwisata di Magetan. Monumen Pesawat Nomad ini akan memperkaya khazanah wisata kami dan semakin memantapkan posisi Telaga Wahyu sebagai destinasi wisata unggulan,” ungkapnya.

    Dengan adanya monumen ini, menurut Nizhamul Among, diharapkan Telaga Wahyu dapat menjadi pusat edukasi maritim bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

    “Selain itu, monumen ini juga diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara TNI-AL dengan masyarakat Magetan,” pungkas  Nizhamul Among. (Red-050)

     

    Sumber: tni.mil.id