Ormas Bentrok dengan Pekerja PT BCI di RSU Pamulang

    0
    98

    30 Orang Diamankan

     

    TANGERANG, Cakrayudha-hankam.com – Polisi telah mengamankan 30 orang yang terlibat dalam bentrokan antara kelompok organisasi masyarakat (ormas) dan pekerja PT Bangsawan Cyberindo Indonesia (BCI) di Rumah Sakit Umum (RSU) Pamulang, Tangerang Selatan, pada Rabu (21/5/2025).

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengonfirmasi penangkapan tersebut. “Kami telah mengamankan 30 orang,” kata Ade Ary saat dihubungi oleh Kompas.com pada Kamis (22/5/2025).

    Ia menambahkan bahwa polisi masih menyelidiki kasus ini dan sedang memeriksa para tersangka yang ditangkap. “Saat ini mereka sedang diperiksa di Jatanras Ditreskrimum PMJ,” ujarnya.

    Sebelumnya, keributan terjadi antara anggota ormas dan pekerja PT Bangsawan Cyberindo Indonesia di RSU Pamulang, Tangerang Selatan, pada Rabu (21/5/2025).

    Peristiwa ini menjadi viral di media sosial setelah sebuah video keributan diunggah oleh akun Instagram @jabodetabek24info. Dalam video tersebut, terlihat tiga pria yang diduga anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) duduk di area yang akan dipasang sistem parkir otomatis.

    Seorang pria berkemeja merah, yang diduga merupakan pekerja dari PT (BCI), meminta ketiga pria tersebut untuk berdiri karena sedang ada pengerjaan di lokasi. Namun, ketiga oknum ormas itu menolak untuk berdiri dan bersikeras tetap duduk.

    “Bangun, bangun,” kata pria berkemeja merah dalam video sambil menarik salah satu dari mereka, seperti yang dilaporkan pada Kamis (22/5/2025).

    “Enggak mau,” jawab salah satu oknum ormas berulang kali. Orang-orang di sekitar lokasi berusaha menghentikan tindakan pekerja tersebut, tetapi ia melawan dan meminta agar tidak dipegang.

    “Jangan sentuh saya,” ujarnya. Setelah itu, pekerja tersebut mencoba lagi untuk menarik salah satu dari tiga pria itu, namun usahanya tidak berhasil. Ketiga pria tersebut tetap bertahan di lokasi.

    “Apa yang kalian lakukan di sini? Bagaimana dengan pekerjaanku? Cari kerjaan kalian sendiri,” kata seorang pekerja sambil berusaha menarik salah satu dari tiga anggota ormas yang ada di sana.

    Ketika pekerja itu kembali menarik salah satu dari mereka, terdengar teriakan dari pria lain yang diduga merupakan bagian dari kelompok yang sama. Pria tersebut mengenakan jaket hoodie abu-abu, celana jeans, dan topi hitam, berteriak sambil menghentikan pekerja itu.

    “Apa? Siapa yang mengizinkanmu di sini? Aku tidak peduli, aku tidak salah, siapa yang takut?” balas pekerja itu sambil terus menarik tiga pria yang masih duduk di lokasi.

    Malam harinya, keributan kembali pecah. Kelompok ormas dan pekerja PT BCI terlibat bentrokan fisik, dan suara petasan terdengar di depan RSU Pamulang. (Red-033)