Mewarnai Iman di Pegunungan Papua

    0
    79

    Satgas TNI dan Warga Beoga Bersatu Memuliakan Rumah Tuhan

     

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di bawah langit biru yang sejuk di Pegunungan Papua, semangat kebersamaan dan cinta terhadap rumah ibadah terwujud dalam aksi nyata. Dalam rangka memperingati Hari Masuk Injil ke Tanah Papua, prajurit Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti Pos Beoga, yang dipimpin oleh Lettu Inf Rahmadanu, bekerja sama dengan masyarakat Distrik Beoga untuk melaksanakan karya bakti di Gereja Immanuel pada Minggu (06/04/2025).

    Halaman gereja dipenuhi suasana syukur dan gotong royong. Anggota TNI dan warga setempat terlihat bersama-sama menyapu halaman, mengecat dinding, dan memperbaiki bagian-bagian gereja yang mulai rapuh akibat usia. Kegiatan ini bukan hanya sekadar pekerjaan fisik, tetapi juga merupakan simbol persaudaraan dan penghormatan terhadap nilai-nilai spiritual yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Beoga.

    Kami hadir bukan hanya sebagai penjaga batas, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin merayakan Hari Masuk Injil bersama saudara-saudara kami di Beoga dengan sepenuh hati,” kata Lettu Inf Rahmadanu.

    Warga setempat menyambut baik kehadiran para prajurit. Senyuman dan ucapan terima kasih mengalir dari jemaat dan tokoh agama yang melihat rumah ibadah mereka kembali bersih dan indah menjelang perayaan besar. Mereka berharap kolaborasi seperti ini tidak hanya terjadi pada saat-saat keagamaan, tetapi juga dapat terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.

    Hari Masuk Injil merupakan momen bersejarah yang penting bagi umat Kristen di Papua, menandai masuknya terang kasih Injil ke tanah yang diberkati ini. Bagi masyarakat Beoga, peristiwa ini adalah kesempatan untuk memperkuat iman dan mempererat tali persaudaraan, termasuk dengan para penjaga negeri.

    Pangkoops Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, memberikan apresiasi terhadap aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh Satgas Yonif 700/WYC. Ia menekankan bahwa kehadiran TNI seharusnya memberikan dampak yang nyata, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam mendukung kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.

    “Apa yang dilakukan oleh prajurit di Beoga mencerminkan kepedulian TNI terhadap masyarakat Papua. Kehangatan, toleransi, dan kerja sama seperti ini adalah fondasi untuk membangun Papua yang damai dan sejahtera,” ungkap Mayjen Lucky Avianto.

    Kisah dari Beoga ini menjadi gambaran yang indah tentang bagaimana perayaan keagamaan tidak hanya dilakukan melalui doa, tetapi juga melalui tindakan nyata yang menyatukan langkah, memperkuat persaudaraan, dan membangun masa depan Papua dengan tangan-tangan yang peduli.

    Authentication:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)