PASANGKAYU, Cakrayudha-hankam.com – Semangat gotong royong kembali menguat di Dusun Kayumaloa, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu. Dalam upaya menjaga lingkungan, Babinsa Koramil 02/Bambalamotu bekerja sama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) dan masyarakat setempat melakukan pembersihan semak belukar yang dianggap berpotensi membahayakan keselamatan warga pada Minggu (6/4/2025).
Kegiatan sosial ini dipimpin oleh Kepala Desa Polewali, Mujais, yang didampingi oleh Babinsa Koramil 02/Bambalamotu Kodim 1427/Pasangkayu, Sertu Marsuki. Selain itu, hadir pula Wakil Ketua BPD Desa Polewali, Irham, Sekretaris Desa Rufal, Kepala Dusun Kampung Baru, Arham, serta puluhan warga Dusun Kayumaloa yang dengan antusias berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Aksi pembersihan ini difokuskan pada area yang ditumbuhi semak lebat, yang dianggap berisiko menjadi sarang hewan berbahaya dan mengganggu kenyamanan warga. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan langkah preventif untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung ketahanan wilayah terhadap potensi bencana kecil, seperti kebakaran semak.
“Kegiatan semacam ini adalah wujud kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di antara warga. Kami berharap partisipasi masyarakat semakin meningkat untuk menciptakan lingkungan desa yang bersih, aman, dan sehat,” ungkap Kepala Desa Mujais dalam sambutannya.
Di sisi lain, Sertu Marsuki menekankan pentingnya peran aktif semua elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan kehidupan yang lebih berkualitas.
Kami dari TNI, melalui peran Babinsa, akan terus mendukung dan mendorong kegiatan positif seperti ini. “Membersihkan semak bukan hanya masalah estetika, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan masyarakat,” tegas Sertu Marsuki.
Semangat gotong royong yang terlihat dalam kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi desa-desa lain untuk terus bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik. Aksi nyata seperti ini mencerminkan kolaborasi antara aparat desa, TNI, dan masyarakat dalam membangun desa yang bersih dan tangguh. (Red-033)

