Menjaga Tanah, Merawat Jiwa

    0
    50

    Sentuhan TNI di Lembah Sinak, Membangun Kedekatan dengan Masyarakat Papua

     

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Dalam menjalankan tugas mulia menjaga perbatasan, Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti melalui Pos TK Sinak Bandara memberikan kontribusi kemanusiaan yang berarti bagi masyarakat Papua. Pada Sabtu, 31 Mei 2025, mereka mengadakan pelayanan kesehatan gratis yang sangat berarti bagi banyak warga setempat, yang datang bersama anak-anak dan keluarga untuk mendapatkan perawatan medis yang sangat dibutuhkan.

    Dipimpin oleh Sertu Elfriawan, para prajurit TNI dengan penuh perhatian menyambut kedatangan warga, memberikan layanan medis, serta membagikan kebutuhan dasar seperti makanan ringan dan obat-obatan. Kegiatan yang berlangsung dengan suasana hangat ini mencerminkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat Papua, yang terjalin tidak hanya melalui tugas penjagaan, tetapi juga melalui pelayanan sosial yang penuh empati.

    Pelayanan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berperan dalam kehidupan sosial mereka,” kata Sertu Elfriawan, yang terlihat aktif memeriksa kesehatan ibu-ibu dan anak-anak dengan penuh perhatian.

    Warga tampak duduk bersama di rerumputan di depan pos, berbincang langsung dengan prajurit yang mengenakan perlengkapan taktis namun bersikap lembut. Suara tawa riang anak-anak mengisi suasana saat mereka menerima bingkisan makanan ringan yang membuat mereka senang.

    Lettu Inf Karel, Komandan Pos Sinak Bandara, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini bukanlah hal baru bagi Satgas Yonif 700/WYC. “Kami ingin masyarakat merasa aman, diperhatikan, dan tahu bahwa kami ada untuk mereka. Hubungan yang baik dengan masyarakat adalah fondasi penting dalam menjaga stabilitas di daerah ini,” ujarnya, menekankan pentingnya kedekatan emosional dalam pelaksanaan tugas pokok TNI.

    Ia menambahkan bahwa kegiatan semacam ini menunjukkan pentingnya kesehatan sebagai kebutuhan dasar yang harus diperhatikan. “Kami merasa bangga dapat memberikan bantuan, meskipun hanya melalui pemeriksaan ringan atau pertolongan pertama, karena ini adalah wujud nyata pengabdian kami kepada masyarakat,” tutup Lettu Karel.

    Acara ini berlangsung dalam suasana yang damai, dikelilingi oleh pemandangan pedesaan yang asri dan hangat. Bendera Merah Putih yang berkibar di sekitar pos menjadi simbol kehadiran negara di tanah Papua, mengingatkan kita bahwa TNI bukan hanya penjaga perbatasan, tetapi juga sahabat yang selalu siap merawat dan melindungi rakyat.

    Sumber:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)