Menghormati Ulama Besar, Dandim Temanggung Hadiri Tabligh Akbar

    0
    91

    TEMANGGUNG, Cakrayudha-hankam.com – Suasana khidmat dan hangat menyelimuti Masjid KH Maimoen Zubair di Jalan Genie Tentara Mudal, Kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung, pada malam Jumat (30/5/2025). Ribuan jamaah berkumpul untuk menghadiri Tabligh Akbar dan Maulid dalam rangka memperingati Haul KH Maimoen Zubair, seorang ulama karismatik yang telah menjadi panutan bagi berbagai generasi.

    Komandan Kodim 0706/Temanggung, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., hadir dalam acara tersebut bersama istrinya, Ny. Antini Hermawan, yang juga menjabat sebagai Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Dim 0706 Temanggung. Kehadiran mereka melambangkan sinergi antara TNI dan ulama dalam menjaga nilai-nilai spiritual dan kebangsaan.

    Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh nasional dan daerah, termasuk Wakil Gubernur Jawa Tengah, KH. Taj Yasin Maemoen Zubair, dan KH. Ahmad Wafi Maemoen Zubair, serta jajaran Forkompinda Temanggung. Selain itu, hadir pula para kiai sepuh dari berbagai daerah, perwakilan Kemenag, BAZNAS, Forkopimcam, alumni dan santri Pondok Pesantren Al Anwar Sarang Rembang, serta tokoh masyarakat setempat.

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Temanggung, drg. Nadia Muna, menekankan bahwa haul bukan hanya sekadar acara tahunan, tetapi juga merupakan momen penting untuk meneladani akhlak dan perjuangan seorang ulama besar.

    KH Maimoen Zubair adalah sosok teladan yang relevansinya tetap abadi. Dengan kelembutan dan kedalaman ilmunya, beliau menyebarkan kedamaian dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman. Haul ini menjadi ajakan untuk meneruskan perjuangan beliau dengan menyebarkan kasih sayang dan menjaga persatuan, kata Wakil Bupati. Di sisi lain, Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho menekankan bahwa TNI sangat menghargai peran ulama dalam pembangunan bangsa, dan acara haul seperti ini merupakan bukti nyata bahwa kekuatan spiritual dan kebangsaan harus berjalan seiring.

    KH Maimoen Zubair bukan hanya seorang tokoh Islam, tetapi juga seorang tokoh bangsa. TNI merasa terhormat dapat hadir untuk mendoakan beliau. Kekuatan sejati bangsa ini tidak hanya berasal dari senjata, tetapi juga dari keikhlasan para ulama, doa-doa yang dipanjatkan untuk negeri, serta teladan cinta tanah air, tambahnya.

    Acara haul yang diselenggarakan dalam suasana religius ini tidak hanya berfungsi sebagai momen untuk mengenang, tetapi juga untuk menguatkan kembali nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yang diwariskan oleh KH Maimoen Zubair. Ribuan jamaah yang hadir tampak khusyuk dalam doa dan zikir, menunjukkan bahwa perjuangan ulama tersebut tetap hidup dalam sanubari umat. Melalui semangat haul ini, masyarakat Temanggung diingatkan akan pentingnya menjaga warisan kebaikan dan persatuan, serta memperkuat komitmen untuk merawat Indonesia sebagai negeri yang damai dan penuh berkah. (Red-033)