Koarmada II Jadi Tuan Rumah Latma Malindo Jaya 28 AB/26, Perkuat Interoperabilitas TNI AL dan TLDM

0
91

Surabaya || Cakrayudha_hankam.com – Dalam rangka mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Malaysia, TNI Angkatan Laut bersama Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) melaksanakan Latihan Bersama (Latma) Malindo Jaya 28 AB/26 Tahun 2026 yang digelar di Koarmada II, Surabaya, pada 15 hingga 21 Juni 2026.

Upacara pembukaan latihan dipimpin Panglima Armada Timur TLDM selaku Head of Delegation TLDM, Vice Admiral Dato’ Khir Junaidi bin Idris, didampingi Panglima Koarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya, S.H., M.Si., bertempat di Lounge Majapahit Koarmada II, Ujung Surabaya, Rabu (17/6).

Dalam sambutannya, Vice Admiral Dato’ Khir Junaidi bin Idris menyampaikan bahwa Latma Malindo Jaya 28 AB/26 menjadi wadah penting untuk memperkuat kemampuan bersama dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan maritim di masa depan.

Melalui latihan ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme, memperkuat pemahaman taktis, serta meningkatkan kemampuan operasi bersama yang bermanfaat bagi kedua angkatan laut.

Rangkaian latihan diawali dengan pelaksanaan Harbour Phase yang meliputi penyambutan kapal perang TLDM, Pre Sail Brief, Official Dinner, Courtesy Call, Deck Reception, hingga Sport Interaction. Selanjutnya pada tahap Sea Phase, kedua angkatan laut akan melaksanakan berbagai serial latihan di laut guna meningkatkan interoperabilitas, kemampuan operasional, dan kesiapan tempur unsur-unsur yang terlibat.

Dalam mendukung pelaksanaan latihan, TNI AL mengerahkan KRI Sultan Iskandar Muda-367 dari Satuan Kapal Eskorta Koarmada II, KRI Tombak-629 dari Satuan Kapal Cepat Koarmada II, Heli Bell HU-4205 dari Pusat Penerbangan Angkatan Laut, serta Tim VBSS Satkopaska Koarmada II.

Sementara itu, TLDM mengerahkan KD Rencong, KD Selangor, serta satu tim PASKAL (Pasukan Khas Laut). Melalui Latma Malindo Jaya 28 AB/26, diharapkan hubungan persahabatan dan kerja sama antara TNI AL dan TLDM semakin erat dalam mendukung keamanan dan stabilitas kawasan maritim.

(Pen/2/red051)