Ketahuan Bobol ATM, Empat Pria Asal Tangerang dan Pesawaran Dimassa di Probolinggo

    0
    109
    SEMPAT DIAMUK MASSA: Para pelaku pembobol ATM saat diamankan di Polsek PaitonĀ  jajaran Polres Probolinggo. [Foto: timesindonesia.co.id]

    PROBOLINGGO, Cakrayudha-hankam.com – Empat orang spesialis pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) ditangkap polisi saat melakukan aksinya di gerai ATM Bank Jatim depan Rumah Sakit (RS) Rizani, Desa Sumberejo, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Empat orang pelaku sempat diamuk massa.

    Dikutip dari timesindonesia.co.id disebutkan, empat orang pelaku yang beraksi pada Kamis (30/1/2025) sekira pukul 02.00 WIB dini hari itu, kini diamankan di Polsek Paiton jajaran Polres Probolinggo. Sebelumnya, para pelaku sempat diamuk massa di Desa Petunjungan, Kecamatan Paiton, setelah melarikan diri karena dikejar oleh korbannya.

    Kapolsek Paiton, AKP Maskur Ansori, menerangkan empat pelaku tersebut menawarkan jasa untuk membantu korban saat korban memasukan kartu ATM-nya tidak bisa. Padahal, di mesin ATM itu sebelumnya memang telah diganjal menggunakan lidi oleh pelaku.

    ā€œSaat kartuĀ  ATM sudah masuk ke mesin, tiba-tiba kartu ATM tidak masuk secara utuh ke mesin. Kemudian salah satu pelaku masuk ke gerai ATM dengan tujuan memberikan bantuan dengan cara korban disuruh untuk memasukkan pasword ATM kembali sebanyak tiga kali bersamaan dengan pelaku lain,ā€ ungkap Maskur.

    Maskur menjelaskan, selanjutnya masuk lagi salahĀ  pelaku dengan menyuruh korban untuk mendatangi security, setelah korban keluar dari gerai ATM, kemudian pelaku lain mengambil kartu ATM di mesin, setelah kartu ATM keluar kemudian sebagian pelaku melarikan diri.

    ā€œPara pelaku yang menggunakan mobil Avanza itu dikejar oleh korban. Sesampainya di Desa Petunjungan, pelaku sempat dimassa, petugas yang juga berpatroli langsung menuju TKP dan mengamankan tiga orang pelaku, sementara satu pelaku masih dalam pengejaran petugas,ā€ terang Maskur.

    Tiga pelaku yang diamankan diketahui bernama Sirojuddin (37), warga Kelurahan Panca Kalapa, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten; Mohammad Daud (27) warga Kelurahan Kubu Batu, Kecamatan Way Khilau, Kebupaten Pesawaran, Lampung; kemudian Alen Candra (34) warga Kelurahan Suka Jaya, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Lampung. (Red-050)