Keponakan Pentolan KKB Egianus Kogoya Tewas Dalam Baku Tembak

    0
    52

    Ganja Hasil Panen Ikut Disita

     

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang juga keponakan Egianus Kogoya, pemimpin KKB di wilayah Nduga, bernama Pionus Gwijangge alias Perampok Gwijangge, tewas dalam baku tembak dengan Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz-2025 di Kampung Pugima, Distrik Welalegama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

    Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen (Pol) Faizal Ramadhani, yang didampingi oleh Wakaops Damai Cartenz, Kombes Adarma Sinaga, menyatakan bahwa Pionus Gwijangge mengalami luka tembak di bagian dada kanan, yang menyebabkan dia jatuh ke jurang dan meninggal dunia.

    “Jenazahnya telah dievakuasi ke RSUD Wamena menggunakan ambulans, kemudian dibawa ke Sinakma menuju Kompleks Woken di Kampung Sapalek, Distrik Papua,” kata Faizal Ramadhani dalam keterangan yang diterima pada Kamis (12/6/2025).

    Dalam insiden tersebut, KKB yang dipimpin Egianus Kogoya mengakui bahwa dua anggotanya hilang.

    Salah satu individu yang teridentifikasi adalah Pionus Gwijangge, yang juga dikenal sebagai Perampok Gwijangge. Sementara itu, satu orang lainnya belum ditemukan dan diduga mengalami patah kaki. Dari lokasi kejadian, aparat berhasil mengamankan barang bukti berupa dua ons ganja yang diduga milik Egianus Kogoya.

    Hasil pemeriksaan terhadap handphone milik Egianus Kogoya yang disita menunjukkan adanya dokumentasi berupa foto dan video yang memperlihatkan Egianus berada di kebun ganja miliknya di Distrik Kurima, Kabupaten Yahukimo. Kebun tersebut diduga dikelola oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang dipimpin oleh Egianus Kogoya. Ganja yang telah dipanen juga ditemukan dalam kemasan siap edar.

    Diketahui bahwa selain sebagai pemimpin KKB, Egianus Kogoya terlibat dalam penanaman dan penjualan ganja untuk mendanai kegiatan kelompok kriminal bersenjata serta pembelian senjata. Faizal menyatakan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan sebanyak 25 butir amunisi kaliber 9 mm.

    Sementara itu, Kombes Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, mengajak masyarakat Papua, terutama di Jayawijaya, untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan keamanan kepada aparat. “Saat ini, patroli terus ditingkatkan untuk mengurangi pergerakan KKB dan mencegah aktivitas ilegal lainnya, termasuk peredaran narkotika,” tuturnya. (Red-033)