Kepala Distrik Meborok Dorong Pembangunan Pos Militer untuk Melindungi Warga dari Ancaman OPM

    0
    65

    NDUGA, Cakrayudha-hankam.com – Meningkatnya ancaman dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang terhubung dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) mendorong Kepala Distrik Meborok, Yulius Wanimbo, untuk meminta pemerintah pusat dan aparat keamanan segera mendirikan pos militer di daerahnya. Permohonan ini muncul akibat rasa takut dan ketidaknyamanan yang dirasakan warga akibat tindakan brutal kelompok bersenjata yang semakin mengganggu.

    “Kami sangat memerlukan kehadiran aparat keamanan dalam bentuk pos militer yang permanen. Masyarakat sering kali menjadi target ancaman dan kekerasan dari kelompok bersenjata yang beroperasi di sekitar wilayah kami,” tegas Yulius dalam pertemuan dengan aparat pemerintah setempat pada Minggu (09/03/2025).

    Warga Hidup dalam Ketakutan, Banyak yang Mengungsi
    Menurut laporan dari masyarakat, dalam beberapa bulan terakhir, kelompok bersenjata telah melakukan intimidasi, perampokan, dan serangan terhadap warga sipil yang dianggap berseberangan. Kondisi ini membuat banyak warga memilih untuk mengungsi ke daerah yang lebih aman, meninggalkan rumah dan lahan pertanian mereka.

    Pemerintah dan TNI-Polri Siap Bertindak
    Menanggapi situasi ini, Bupati Nduga menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk mempertimbangkan pembangunan pos militer di Distrik Meborok.

    “Kami memahami kekhawatiran masyarakat dan akan mengevaluasi kemungkinan pembangunan pos militer di wilayah tersebut. Keamanan warga adalah prioritas utama kami,” ujarnya.

    Sementara itu, Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Rudi Puruwito, menegaskan bahwa langkah-langkah pengamanan yang lebih ketat memang diperlukan di daerah yang rawan konflik.

    “Kami akan melaksanakan survei dan menyesuaikan strategi pengamanan agar sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Diharapkan kehadiran pos militer dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mengurangi pergerakan kelompok bersenjata,” ujarnya.

    TNI Berkomitmen Melindungi Warga Papua
    TNI dan Polri terus berupaya untuk memastikan keamanan dan ketertiban di Papua, termasuk dengan mendirikan pos-pos militer di daerah-daerah yang rawan konflik. Kehadiran pos militer di Distrik Meborok diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam ketakutan akibat ancaman KKB/OPM.

    Pemerintah daerah dan aparat keamanan saat ini sedang merumuskan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan pos militer, demi menciptakan situasi yang lebih kondusif bagi warga Papua, khususnya di Kabupaten Nduga.(Red-033)