Jelang Hari Jadi Kabupaten Pasuruan KE-1097, Ketua Madas Sedarah Apresiasi Pembangunan: “JALAN MULUS, PJU TERANG, RAKYAT MERASAKAN”

0
26

PASURUAN || Cakrayudha_hankam.com — Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097, Kamis, 18 September 2026, berbagai harapan dan apresiasi disampaikan sejumlah elemen masyarakat terhadap arah pembangunan di Kabupaten Pasuruan.

Ketua MADAS SEDARAH Kabupaten Pasuruan, Yudhie Hargianto, S.E., S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada Bupati Pasuruan H. M. Rusdi Sutejo dan Wakil Bupati H. M. Shobih Asrori atas sejumlah pembangunan infrastruktur yang menurutnya mulai dirasakan masyarakat.

Menurut Yudhie, momentum Hari Jadi Kabupaten Pasuruan tidak semestinya hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi juga menjadi ruang refleksi terhadap capaian pembangunan sekaligus evaluasi terhadap berbagai kebutuhan masyarakat yang masih harus diselesaikan.

“Hari jadi bukan hanya seremoni potong tumpeng, saudara. Ini momentum untuk melihat kembali apa yang sudah dibangun dan sejauh mana manfaatnya dirasakan rakyat. Kami melihat ada pembangunan yang nyata, khususnya di sektor infrastruktur,” ujar Yudhie kepada awak media, Kamis (18/9/2026).

Yudhie menyoroti sejumlah sektor yang dinilainya memiliki dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, khususnya infrastruktur jalan dan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Menurutnya, keberadaan jalan yang lebih baik dan penerangan yang memadai turut menunjang mobilitas warga, aktivitas ekonomi, hingga keamanan masyarakat pada malam hari.

“Di sejumlah wilayah yang kami lihat, kondisi jalan semakin baik dan penerangan jalan juga semakin terang. Ini tentu membantu mobilitas masyarakat, aktivitas UMKM, maupun warga yang beraktivitas pada malam hari,” tegasnya.

Ia juga memberikan perhatian terhadap sektor pendidikan. Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah memberikan perhatian terhadap fasilitas dan keberlangsungan lembaga pendidikan.

“Kalau konektivitas antarwilayah semakin baik, mobilitas masyarakat juga semakin mudah. Dampaknya bisa berkaitan dengan aktivitas ekonomi. Pendidikan juga harus terus mendapat perhatian karena kualitas sumber daya manusia adalah bagian penting dari masa depan Pasuruan,” imbuhnya.

Yudhie menegaskan bahwa apresiasi terhadap pemerintah bukan berarti masyarakat berhenti melakukan pengawasan. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat memiliki tanggung jawab untuk ikut mengawal jalannya pembangunan agar tetap berpihak pada kepentingan publik.

“Pemerintah memiliki tanggung jawab menjalankan kebijakan dan pembangunan. Masyarakat juga mempunyai peran untuk mengawasi, memberikan masukan, sekaligus menjaga hasil pembangunan. Jadi apresiasi dan kontrol harus berjalan beriringan,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk memperkuat semangat gotong royong dan menjaga kondusivitas daerah.

“Membangun Pasuruan bukan hanya tugas pemerintah. Ini tanggung jawab bersama. Mari kita jaga persatuan, perkuat gotong royong, dan bersama-sama mengawal pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Memasuki usia ke-1097 tahun, Kabupaten Pasuruan memiliki perjalanan sejarah panjang sekaligus tantangan pembangunan yang terus berkembang. Karena itu, Hari Jadi dinilai menjadi momentum untuk mempertahankan capaian yang telah ada sekaligus melakukan pembenahan terhadap sektor yang masih membutuhkan perhatian.

Yudhie berharap sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, pelaku usaha, dan masyarakat luas dapat terus diperkuat.

“Selamat Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097. Semoga Pasuruan semakin maju, masyarakat semakin sejahtera, pelayanan publik semakin optimal, dan pembangunan terus memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” pungkas Yudhie Hargianto, S.E., S.H., M.H.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097 diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi momentum memperkuat evaluasi, transparansi, partisipasi publik, serta sinergi seluruh elemen daerah dalam membangun Pasuruan yang maju, sejahtera, dan bermartabat. (red-056)