Hujan Turun, Hati Menyatu

    0
    105

    Makan Bersama TNI dan Warga Eronggobak Warnai Ibadah Penuh Kasih

     

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Meskipun hujan deras mengguyur, semangat cinta dan persaudaraan tetap mengalir hangat di Kampung Eronggobak, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua. Setelah melaksanakan ibadah bersama warga Nasrani, para prajurit Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti Koops Habema membuka pintu Pos Eromaga untuk sebuah momen berharga: makan siang bersama di bawah hujan rahmat, pada Senin, 5 Mei 2025.

    Di tengah suasana yang basah dan dingin, kehangatan yang tulus justru muncul. Warga dan prajurit duduk berdampingan, bercampur tanpa batas. Tawa, doa, dan aroma makanan sederhana berpadu, menciptakan simbol kuatnya kebersamaan yang tak terpengaruh oleh cuaca.

    Membangun Kedekatan Melalui Momen Makan Bersama
    Komandan Pos Eromaga, Letda Inf Sudirman, menjelaskan makna dari kebersamaan ini.

    Setelah beribadah, kami sengaja melanjutkan dengan makan bersama. Di meja makan, tidak ada perbedaan pangkat; semua duduk sebagai keluarga. Kami ingin masyarakat tahu bahwa kehadiran kami bukan hanya untuk menjaga, tetapi juga untuk berbagi kebahagiaan bersama mereka.

    Menu sederhana hari itu terdiri dari nasi, lauk hangat, dan senyuman tulus. Namun, bagi warga Eronggobak, itu adalah wujud cinta yang tak ternilai.

    Warga: TNI Bukan Hanya Penjaga, Tapi Saudara
    Salah seorang warga mengungkapkan kesannya dengan penuh haru: “Kami sangat bahagia bisa duduk bersama TNI, berdoa, dan makan. Mereka tidak hanya menjaga dari jauh, tetapi juga hadir dan menyatu dengan kami. Kami merasa benar-benar dihargai.”

    TNI Hadir dengan Kasih
    Dengan semangat “Wira Yudha Cakti,” para prajurit tidak hanya menunjukkan profesionalisme, tetapi juga membuka hati untuk masyarakat. Panglima Komando Operasi Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, menyampaikan bahwa kebersamaan seperti ini merupakan fondasi perdamaian di Papua.

    “Ketika doa dan makanan dibagikan bersama, sekat-sekat sosial akan runtuh, dan kepercayaan akan tumbuh. Inilah cara TNI membangun Papua: dengan kasih, bukan sekadar menjalankan tugas.”

    Meskipun hujan pada hari itu membasahi tanah, kasih yang dibagikan justru menyirami hati, sehingga benih persaudaraan dapat tumbuh subur di tanah Papua.

    Autentikasi:
    (Dansatgas Media HABEMA Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)