Hijaukan Tanah Papua

    0
    50

    Satgas TNI dan Warga Wuloni Tanam Pohon Kelapa Perdana di Puncak Pegunungan

     

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah keindahan alam Papua, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 700/Wira Yudha Cakti bersama masyarakat Kampung Wuloni, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, menciptakan momen bersejarah dengan penanaman pohon kelapa untuk pertama kalinya di daerah tersebut pada Kamis, 3 Juli 2025.

    Kegiatan ini dipimpin oleh Danpos Wuloni, Lettu Inf I Made Mertiana, dan Ketua Adat Kampung Wuloni, Bapak Jatinus Murib. Ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam upaya membangun masa depan yang lebih hijau, mandiri, dan sejahtera.

    “Selama ini, pohon kelapa belum pernah tumbuh di Kabupaten Puncak. Hari ini, kami menanam bersama masyarakat dengan harapan agar anak cucu kita dapat menikmati hasilnya di masa depan,” ungkap Lettu Mertiana dengan semangat.

    Setiap bibit yang ditanam melambangkan ketahanan pangan, pemanfaatan potensi alam lokal, serta upaya TNI untuk lebih dekat sebagai pelindung dan penggerak pembangunan masyarakat Papua.

    Bagi masyarakat Wuloni, kelapa lebih dari sekadar tanaman; ia melambangkan harapan jangka panjang, sumber ekonomi, dan awal perubahan. Penanaman perdana ini disambut dengan antusiasme dan haru oleh warga setempat.

    “Seumur hidup saya, baru kali ini saya melihat TNI datang tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk menanam kehidupan di tanah ini. Semoga ke depan semakin banyak kampung yang ikut berpartisipasi, agar tanah kita semakin bermanfaat bagi generasi mendatang,” kata Bapak Jatinus Murib.

    Melalui kegiatan ini, para prajurit Yonif 700/WYC menunjukkan bahwa tugas mereka tidak hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga merawat harapan dan masa depan masyarakat. Kolaborasi ini menjadi simbol kekuatan gotong royong serta peran aktif TNI sebagai mitra strategis dalam pembangunan desa.

    Penanaman ini merupakan langkah kecil yang penuh makna dan mencerminkan visi yang lebih besar: Papua yang berkelanjutan, produktif, dan kompetitif, yang dimulai dari desa-desa terpencil seperti Wuloni.

    Authentication:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)