Hari Ini Sri Mulyani Lantik Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai Baru

    0
    84

    Salah Satunya Tentara Aktif

     

    JAKARTA, Cakrayudha-hankam.com – Pada Jumat pagi, 23 Mei 2025, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melantik Direktur Jenderal Pajak dan Direktur Jenderal Bea dan Cukai, bersama dengan sejumlah direktur jenderal lainnya di Kementerian Keuangan.

    “Benar, acara pelantikan dilaksanakan pada Jumat pagi,” ungkap Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, saat dikonfirmasi pada Kamis, 22 Mei 2025.

    Deni menjelaskan bahwa pelantikan mencakup semua direktur jenderal, baik yang menjabat tetap, yang mengalami rotasi, maupun yang baru diangkat. “Semua direktur jenderal di Kemenkeu akan dilantik besok. Ada yang tetap, ada yang rotasi, dan ada yang baru,” tambahnya.

    Acara pelantikan berlangsung secara tertutup dan dimulai sekitar pukul 09.30 WIB di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta.

    Setelah itu, Kementerian Keuangan mengadakan konferensi pers mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara KiTa (APBN KiTa). “Kami menyediakan siaran langsung dan ruang untuk acara pelantikan, sementara sesi tanya jawab akan dilakukan setelah konferensi pers APBN,” kata Deni.

    Ketika ditanya mengenai nama-nama yang akan mengisi posisi baru, Deni enggan memberikan kepastian. “Besok lihat saja ya,” jawabnya singkat.

    Kandidat untuk posisi Direktur Jenderal Bea dan Cukai adalah seorang tentara aktif. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dilaporkan berencana untuk mengganti Direktur Jenderal Pajak dan Direktur Jenderal Bea dan Cukai.

    Bimo Wijayanto dan Letjen Djaka Budi Utama disebut-sebut sebagai calon kuat untuk dua jabatan penting tersebut. Keduanya telah dipanggil ke Istana Kepresidenan pada Selasa, 20 Mei 2025. Bimo diperkirakan akan menggantikan Suryo Utomo sebagai Direktur Jenderal Pajak, sementara Letjen Djaka diharapkan menggantikan Askolani sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai.

    Saat ini, Bimo menjabat sebagai Sekretaris Deputi bidang Kerja Sama Ekonomi dan Investasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Di sisi lain, Letjen Djaka adalah seorang Letnan Jenderal TNI aktif yang menjabat sebagai Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (BIN).

    Selain itu, posisi Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan masih kosong. Jabatan ini ditinggalkan oleh Isa Rachmatarwata, yang saat ini menjadi tersangka dalam kasus korupsi PT Jiwasraya (Persero). (Red-033)