Gubuk Baca Prajurit 432 Koops Habema: Permen Manis yang Membuka Pintu Ilmu di Mbua Papua

    0
    73

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah tugas menjaga kedaulatan negara, prajurit Lintas Udara 432/WSJ Koops Habema melaksanakan misi yang berbeda, yaitu memerangi buta aksara. Mereka tidak menggunakan senjata, melainkan buku, permen, dan kasih sayang. Misi ini dilaksanakan di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, pada Selasa (11 Maret 2025).

    Mereka mendirikan sebuah Gubuk Baca, sebuah tempat sederhana yang penuh warna dan kehangatan. Di lokasi ini, anak-anak Mbua tidak hanya dapat membaca, tetapi juga bermain, belajar, dan bermimpi. Tidak ada paksaan, hanya daya tarik manis berupa permen yang mengundang mereka untuk datang.

    “Awalnya, anak-anak datang hanya untuk mendapatkan permen,” kata Sertu Ridolof dengan senyuman. “Namun seiring waktu, mereka mulai tertarik dengan buku-buku yang kami sediakan. Kami percaya bahwa pendekatan yang dipaksakan tidak akan berhasil. Kami ingin menumbuhkan minat baca dari dalam hati mereka.”

    Gubuk Baca ini lebih dari sekadar tempat untuk membaca. Di sinilah impian-impian kecil mulai tumbuh. Anak-anak belajar mengenal huruf, angka, dan menjelajahi dunia yang lebih luas. Di tempat ini, mereka menemukan harapan dan inspirasi.

    Bagi prajurit Lintas Udara 432/WSJ Pos Mbua, tugas mereka tidak hanya sebatas menjaga keamanan negara. Mereka juga merasa terpanggil untuk berkontribusi dalam mencerdaskan generasi bangsa. Mereka percaya bahwa setiap anak, termasuk yang tinggal di daerah terpencil, berhak mendapatkan pendidikan.

    “Kami ingin menjadi bagian dari perubahan positif di Papua,” ungkap Sertu Ridolof. “Kami ingin menunjukkan bahwa TNI hadir dengan sepenuh hati, siap melayani dan melindungi masyarakat.”

    Di sisi lain, Pangkoops Habema, Mayjen Lucky Avianto, menekankan bahwa Gubuk Baca di Distrik Mbua bukan hanya sekadar tempat belajar, melainkan juga simbol harapan bahwa pendidikan dapat menjangkau setiap sudut Indonesia, tidak peduli seberapa terpencilnya.

    “Ini menunjukkan bahwa cinta dan komitmen dapat mengubah hidup, bahkan di lokasi yang paling terpencil,” ujarnya.

    Dengan langkah kecil ini, prajurit 432 Koops Habema memberikan harapan baru bagi anak-anak Mbua melalui satu buku, satu pelajaran, dan satu impian yang dapat mereka genggam.

    Sumber:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)