Gelombang Pertama KKRI Dimulai, dengan Libatkan Kopassus dan Marinir Adaptasi Inggris-Australia

0
214

Jakarta,Cakra Yudha-Hamkam.com-Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memberikan pengarahan kepada peserta Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) gelombang pertama di Daerah Latihan Kopassus, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/9/25)

Adapun gelombang pertama KKRI ini digelar pada 19-21 September 2025, diikuti oleh pelajar SMK binaan dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang, dan Subang.Perlengkapan TNI AU.

Dalam amanatnya, Panglima Agus menekankan pentingnya semangat juang, keteguhan hati, serta keyakinan.

Sebagai penerus generasi bangsa, jangan memandang status, dan jangan patah semangat.

Ini sebagai fondasi awal dan contoh KKRI gelombang berikutnya. Tidak ada yang tahu ke depan, selalu semangat dan lakukan yang terbaik,” ujar Agus, Minggu (21/9/25).Perlengkapan TNI AU

Program KKRI merupakan bagian dari implementasi Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) sebagaimana diamanatkan Pasal 30 ayat (1) UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.

Kegiatan tersebut hadir sebagai wadah pembinaan generasi muda, dengan mengadaptasi konsep serupa dari berbagai negara seperti National Cadet Corps (India), Army Cadet Force (Inggris), Australian Army Cadet (Australia), Bangladesh National Cadet Corps (Bangladesh), Royal Canadian Army Cadets (Kanada), hingga National Cadet Corps (Singapura).

Dalam pelaksanaannya, para kadet mendapat pembekalan berupa pengetahuan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, sejarah perjuangan bangsa, kepemimpinan berwawasan bela negara, serta keterampilan dasar kedisiplinan.

Mereka juga dilatih untuk memahami bahaya narkoba, membangun kerja sama tim, menumbuhkan kepercayaan diri, mengasah kepekaan terhadap lingkungan, hingga memperkuat mental rohani melalui ibadah dan konseling,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah.

Perlengkapan TNI AU Setelah kegiatan di Jabodetabek, KKRI akan diperluas ke berbagai kota besar lainnya seperti Bandung, Surabaya, Semarang, Solo, Bali, Makassar, Palembang, Ambon, Medan, Yogyakarta, hingga Jayapura yang akan masuk gelombang kedua pada akhir September 2025.

Perlengkapan TNI AU.Program dirancang untuk jangka pendek maupun jangka panjang, sehingga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang disiplin, patriotik, dan visioner. Gelombang kedua akan dilaksanakan pada 26–28 September 2025.

Program ini melibatkan dukungan penuh dari Kopassus, Kostrad, Kodam Jaya, Pasmar I, Kolinlamil, Lanud Halim Perdanakusuma, dan Lanud Kalijati.

Kapuspen TNI mengatakan, kehadiran KKRI menjadi langkah strategis TNI dalam jangka pendek maupun jangka panjang untuk membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa.Perlengkapan TNI AU

Hal ini sejalan dengan prinsip Sishankamrata yaitu sistem pertahanan yang melibatkan seluruh rakyat Indonesia sebagai kekuatan pendukung pertahanan negara,” kata Kapuspen TNI.(Red054)