
BOGOR, Cakrayudha-hankam.com – Dalam rangka meningkatkan kemampuan personel untuk mendukung tugas pokok, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Kepala Dinas Komunikasi dan Elektronika Angkatan Laut (Kadiskomlekal) Laksma TNI Benny Febri yang diwakili Sekretaris Dinas Komunikasi dan Elektronika Angkatan Laut (Sekdiskomlekal) Kolonel Laut (E) Syahrial resmi membuka Pelatihan Hub Station Sistem Komunikasi Satelit (Siskomsat) TNI AL di Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/1/2025).
Pelatihan Hub Station Siskomsat TNI AL yang berlangsung mulai 30 Januari hingga 07 Februari 2025 ini, diikuti oleh 20 personel dari Perwira, Bintara, dan Tamtama Diskomlekal yang bertujuan selain berguna mempersiapkan personel TNI AL yang paham dalam pengoperasian teknologi komunikasi modern, juga berguna meningkatkan penguasaan peralatan Very Small Aperture Terminal (VSAT) untuk menunjang kelancaran komunikasi, khususnya di daerah penugasan yang terpencil dan wilayah operasi.
Kadiskomlekal Laksma TNI Benny Febri dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekdiskomlekal Kolonel Laut (E) Syahrial, menekankan bahwa keberhasilan operasi militer modern sangat ditentukan oleh kelancaran komunikasi.
“Oleh karena itu, penguasaan teknologi komunikasi yang tepat seperti penggunaan peralatan VSAT akan memberikan akses yang lebih luas dan membantu mengatasi tantangan komunikasi di daerah-daerah sulit dijangkau,” kata Kadiskomlekal.
Selain itu, Kadiskomlekal juga mengingatkan kepada seluruh peserta pelatihan untuk menyerap materi dengan sebaik mungkin dan mengembangkan pengetahuan yang didapat di kedinasan kelak sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan operasional.
Dengan dilaksanakannya pelatihan Hub Station Siskomsat TNI AL yang dapat mendukung kelancaran dan keberhasilan setiap misi TNI AL baik dalam latihan maupun penugasan ini, tentunya sesuai dengan prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) TNI AL agar siap dan mampu menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks sebagai bentuk pengabdian dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Red-050)
Sumber: Dispen AL
