Di Balik Kabut Papua

    0
    80

    Kebersamaan Doa, Pelayanan dan Harapan, Satgas Yonif 700 bersama Warga Papua

     

    PAPUA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah dinginnya lereng pegunungan Papua yang diselimuti kabut misterius, suasana hangat dan penuh haru tercipta di Pos Eromaga. Pada sore itu, alunan doa dan pujian menggema dari sebuah pondok sederhana, menyatukan para prajurit Satgas Yonif 700/WYC dengan warga Kampung Eronggobak dalam momen kebersamaan yang langka di wilayah yang dikenal rawan. Kejadian ini berlangsung di Kabupaten Puncak, Papua, pada Selasa (15/04/2025).

    Mereka tidak hanya berbagi atap, tetapi juga ketenangan jiwa. Lagu-lagu rohani melambung tinggi, berpadu dengan hembusan angin pegunungan yang sejuk, menciptakan kedamaian yang mungkin sulit ditemukan di tengah dinamika konflik. Di tempat itu, prajurit berseragam loreng, yang sehari-hari memanggul senjata, kini hadir dengan hati terbuka, membawa kasih, iman, dan uluran tangan untuk melayani.

    Setelah doa yang khidmat, kegiatan dilanjutkan dengan aksi kemanusiaan. Serda Andi Asri, tenaga kesehatan dari Pos Eromaga, mengenakan helm tempur dan rompi anti peluru yang seolah menjadi saksi bisu atas tantangan yang dihadapinya. Ia tampak bersimpuh di depan seorang ibu tua, dengan penuh hormat memeriksa tekanan darahnya, tatapannya lembut dan penuh perhatian.

    Di sudut lain, seorang anak kecil duduk tenang, sementara luka kecilnya dibersihkan dengan penuh ketelatenan oleh tangan-tangan hangat yang tulus. Alat-alat medis sederhana berfungsi sebagai perpanjangan kasih sayang, langsung menyentuh kebutuhan masyarakat yang mendambakan rasa aman dan sehat.

    Letda Inf Sudirman, Danpos Eromaga, menyaksikan pemandangan itu dengan mata berbinar. “Ini adalah bukti nyata bahwa kehadiran kami di sini tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk menjadi bagian dari solusi, memberikan harapan dan rasa aman bagi saudara-saudara kami di Papua,” ujarnya dengan suara penuh keyakinan.

    Pemandangan ini menjadi sebuah oase di tengah narasi konflik yang sering kali mendominasi berita tentang Papua. Di balik kabut yang menari, terdapat hati-hati yang saling terhubung, bahu-bahu yang siap menopang, dan tangan-tangan yang dengan tulus mengulurkan bantuan.

    Melihat kedekatan dan kepedulian prajurit TNI terhadap masyarakat Papua, Pangkoops Habema Mayjen TNI Lucky Avianto menyampaikan apresiasi yang mendalam.

    “Apa yang dilakukan oleh personel Satgas Yonif 700/WYC di Pos Eromaga mencerminkan komitmen TNI untuk hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Kegiatan ibadah bersama dan pelayanan kesehatan ini tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga membangun jembatan hati dan kepercayaan. Ini adalah langkah konkret dalam menciptakan kedamaian dan kesejahteraan di Papua. Kami akan terus mendukung inisiatif-inisiatif positif seperti ini,” tegas Mayjen TNI Lucky Avianto.

    Sore di Pos Eromaga mengajarkan kita tentang kekuatan doa, ketulusan dalam melayani, dan harapan yang tetap menyala meski di tengah tantangan. Di balik kabut pegunungan Papua, tersimpan kisah kemanusiaan yang melampaui perbedaan. Sore itu membuktikan bahwa kasih dan kepedulian adalah senjata paling ampuh untuk mencapai kedamaian yang abadi.

    Sumber:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)