Dari Dapur TNI untuk Mimpi Anak Papua

    0
    82

    Masariku Peduli Gizi, Penuhi Piring Mereka dengan Harapan

     

    NDUGA, Cakrayudha-hankam.com – Di tengah hutan lebat dan desa-desa terpencil di pedalaman Papua, prajurit TNI dari Satgas Yonif 733/Masariku menciptakan kisah pengabdian yang tidak hanya bersenjata, tetapi juga penuh empati. Melalui program “Masariku Peduli Gizi”, mereka memberikan lebih dari sekadar makanan; mereka memberikan harapan untuk masa depan.

    Hari Kamis, 1 Mei 2025, menjadi momen yang tak terlupakan bagi 40 siswa SD St. Aloysius Mumugu di Kabupaten Nduga. Di tengah keterbatasan fasilitas belajar, senyum ceria mereka merekah saat para prajurit datang membawa nasi hangat, lauk bergizi, dan segelas harapan.

    Mengisi Piring, Menumbuhkan Asa
    Komandan Satgas Yonif 733/Masariku, Letkol Inf Julius Jongen Matakena, menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud kepedulian yang mendalam terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak-anak Papua.

    Kami hadir bukan hanya untuk menjaga wilayah, tetapi juga untuk menumbuhkan harapan. “Gizi yang cukup adalah kunci agar anak-anak ini dapat belajar, tumbuh sehat, dan kelak membangun Papua,” ujarnya.

    Menu yang disiapkan mencakup sumber karbohidrat, protein, dan sayuran, dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak dalam masa pertumbuhan. Selain itu, tim kesehatan Satgas juga memberikan edukasi sederhana mengenai pentingnya gizi dan pola makan seimbang.

    Tangis Haru Seorang Guru
    Kepala sekolah, Ibu Sinta, S.Pd., tidak dapat menahan air mata saat melihat siswanya menikmati makanan bergizi yang selama ini sulit didapatkan.

    “Bantuan ini bukan hanya mengisi perut anak-anak, tetapi juga menyentuh hati kami. Terima kasih kepada Satgas. Kami merasa tidak sendirian,” ujarnya dengan mata yang berkaca-kaca.

    Misi Sosial yang Berlanjut di Dapur
    Program “Masariku Peduli Gizi” akan terus berlanjut, tidak hanya dengan pembagian makanan, tetapi juga melalui penyuluhan kesehatan, pemeriksaan medis gratis, dan berbagai kegiatan sosial lainnya. TNI menunjukkan bahwa menjaga kedaulatan dapat dilakukan dengan memberi, bukan hanya dengan berperang.

    Apresiasi dari Pangkoops Habema
    Panglima Komando Operasi Habema, Mayjen TNI Lucky Avianto, memberikan penghargaan atas tindakan nyata yang dilakukan oleh Satgas Yonif 733/Masariku.

    “TNI tidak hanya berfungsi sebagai penjaga perbatasan, tetapi juga sebagai jembatan kasih. Program ini menunjukkan bahwa TNI hadir dengan sepenuh hati, menawarkan solusi, dan semangat kemanusiaan,” tegasnya.

    Papua Tak Pernah Sendiri
    Di balik gunung dan kabut yang menyelimuti pedalaman Nduga, program “Masariku Peduli Gizi” menjadi cahaya harapan. Cahaya yang menerangi masa depan anak-anak Papua. Setiap piring yang terisi membawa janji bahwa mereka berhak atas kehidupan yang sehat, bermartabat, dan penuh peluang.

    Authentication:
    (Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono/Red-033)