MAKASSAR, Cakrayudha-hankam.com – Danlanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., bersama dengan Komandan Komando Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat) TNI, Letjen TNI Bobby Rinal Makmun, S.I.P., Pangdam XIV/Hsn Mayjen TNI Windiyatno, serta Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Rusdi Hartono, M.Si., dan Kaskoopsud II Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, S.Sos., melakukan peninjauan terhadap Latihan Kesiapsiagaan Operasional (LKO) Bencana Alam Banjir Kodam XIV/Hasanuddin TA. 2025. Kegiatan ini berlangsung di Pantai Akkarena Tanjung Bunga, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, pada hari Jumat, 25 April 2025.
Latihan Kesiapsiagaan Operasional ini terbagi menjadi dua tahap, yaitu Latihan Mako yang dilaksanakan pada 21–23 April dan Latihan Lapangan pada 24–25 April 2025. Kegiatan ini melibatkan berbagai instansi, termasuk personel TNI-Polri, BPBD, Basarnas, Dinsos, Damkar, Satpol PP, Dinkes, dan Bulog. Melalui latihan ini, diharapkan sinergi antarinstansi dapat semakin diperkuat dalam menghadapi bencana alam, khususnya banjir yang sering melanda Provinsi Sulawesi Selatan.
Setelah melakukan peninjauan, Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., menyatakan bahwa partisipasi Lanud Sultan Hasanuddin dalam latihan ini merupakan wujud komitmen TNI AU untuk mendukung penanggulangan bencana alam di Sulawesi Selatan. “Kami siap memberikan dukungan penuh dalam upaya penanggulangan bencana, terutama di wilayah Sulawesi Selatan. Latihan ini sangat penting untuk menguji kecepatan dan koordinasi antarinstansi dalam menghadapi situasi darurat,” tuturnya.
Dalam latihan ini, TNI AU mengerahkan helikopter Caracal untuk proses evakuasi korban dan distribusi logistik. Helikopter tersebut digunakan untuk mengevakuasi korban yang terjebak di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Evakuasi udara menjadi solusi strategis untuk menyelamatkan korban dengan cepat dan aman.
Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai pelatihan, tetapi juga sebagai bukti nyata kesiapan dan respons cepat TNI dalam menghadapi situasi darurat akibat bencana alam. Dengan dukungan alat utama sistem senjata (Alutsista), TNI menunjukkan profesionalisme dalam memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat, bahkan dalam kondisi yang paling sulit sekalipun.
Dalam peninjauan tersebut, hadir sejumlah pejabat penting, antara lain: Sahli Tk. III Kasad Bidang Manusia Mayjen TNI Tatang Subarna, Irlat Itjen TNI Brigjen TNI Achmad Daeng Leo, S.H., M.H., Danpuslat Kodiklat TNI Marsma Didik Kristyanto, S.E., M.Sc., Dirjianbang Kodiklat TNI Brigjen TNI Tarunajaya, S.I.P., M.M., Danpusdikbangspes Kodiklat TNI Brigjen TNI Nawawi, S.E., M.M., Kasdam XIV/Hsn Brigjen TNI Sugeng Hartono, S.E., M.M., dan Danlantamal VI/Mks Brigjen TNI (Mar) Dr. Wahyudi, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., M.Han. (Pen Hnd/Red-033)

