Dandim 1418/Mamuju Bersama Pemkab Pantau Harga Bahan Pokok

    0
    169

    MAMUJU, Cakrayudha-hankam.com – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H, Komando Distrik Militer (Kodim) 1418/Mamuju bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju dan Dinas Ketahanan Pangan melaksanakan Gerakan Pangan Murah serta kegiatan Pemantauan Harga, Ketersediaan Stok Bahan Pokok, dan Pengawasan Terpadu. Kegiatan ini berlangsung di Tribun Lapangan Ahmad Kirang, Jl. Ahmad Kirang, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pada Selasa (3/6/2025).
    Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, SH., M.Si (Bupati Mamuju), Kolonel Inf. Andik Siswanto, S.I.P., M.I.Pol. (Dandim 1418/Mamuju), Kompol Bayu Aditia (Kasat Intelkam Polresta Mamuju), Aben Situmorang, SH., MH. (Kasi Datun Kejari Mamuju), Dr. H. Suaib S., S.Sos., M.M. (Sekda Mamuju), Ovan Hadiatma (Manager Perumusan Kebijakan BI Sulbar), Muhammad Wahyudin (Pimpinan Cabang Bulog Mamuju), H. Lukman Sanusi, SP., SE., MM (Kadis Ketahanan Pangan Kab. Mamuju), Abd. Syahid Pattoeng, M.Si (Kadis Perdagangan Kab. Mamuju), Jumardi (Kasatpol PP Kab. Mamuju), dan Nur Hayati (Distribusi BPS Kab. Mamuju), serta Drs. M. Ilyas (Camat Mamuju).

    Dalam sambutannya, Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, menekankan pentingnya menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang hari besar keagamaan. Ia mencatat bahwa harga cabai merah (lombok besar) telah meningkat dari Rp 45.000 menjadi Rp 55.000 per kilogram, sementara harga ayam potong naik sekitar Rp 5.000 per ekor. Meskipun demikian, ia memastikan bahwa stok bahan pokok di pasar masih dalam keadaan aman.

    “Kita berharap tidak ada lagi lonjakan harga menjelang Hari Raya Idul Adha. Pasar murah ini diadakan sebagai wujud komitmen pemerintah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat. Sebagai contoh, harga gas 3 kg yang biasanya Rp 18.500, kita subsidi menjadi Rp 15.000 dengan batas maksimal dua tabung per orang,” jelas Sutinah.

    Dandim 1418/Mamuju, Kolonel Inf. Andik Siswanto, S.I.P., M.I.Pol., menekankan bahwa partisipasi TNI dalam kegiatan ini adalah wujud kerjasama antara institusi militer dan pemerintah daerah. Tujuannya adalah untuk menjamin keamanan dan kelancaran distribusi kebutuhan pokok masyarakat.

    TNI akan terus mendukung langkah-langkah strategis yang diambil oleh pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pangan dan harga. “Kami juga siap membantu dalam pengawasan agar tidak terjadi penimbunan atau penyimpangan dalam distribusi,” tegas Kolonel Andik.

    Gerakan Pangan Murah ini merupakan bukti nyata kolaborasi lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat, terutama pada momen penting keagamaan seperti Idul Adha. Kegiatan ini juga merupakan upaya pemerintah daerah untuk memberikan akses kepada masyarakat Mamuju terhadap bahan pokok dengan harga yang terjangkau. (Red-033)