Bibit Padi PMJ 01 Menjadi Daya Tarik bagi Kelompok Tani di Kampung Ketahanan Pangan Terpadu Kodim Lamongan

    0
    86

    LAMONGAN, Cakrayudha-hankam.com – Kampung Ketahanan Pangan Terpadu yang diinisiasi oleh Kodim 0812/Lamongan semakin menarik perhatian para petani di wilayah tersebut.

    Salah satu daya tarik utama dari Kampung Pandu adalah pengenalan bibit padi unggul PMJ 01, yang terbukti dapat meningkatkan hasil produksi pertanian secara efisien dan ramah lingkungan.

    Bibit padi PMJ 01 yang diperkenalkan di kampung ini menjadi pilihan utama karena memiliki ketahanan tinggi terhadap penyakit serta kemampuan beradaptasi dengan berbagai kondisi tanah dan iklim.

    Diharapkan, Kampung Pandu ini dapat mendorong para petani di Lamongan untuk lebih produktif dan mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka.

    Salah satu anggota Kampung Pandu, Pelda Duladi, menjelaskan bahwa bibit padi PMJ 01 telah diuji coba di Kampung Ketahanan Pangan Terpadu dengan hasil yang sangat memuaskan.

    “Bibit padi PMJ 01 ini memiliki keunggulan dalam ketahanan terhadap hama dan penyakit, serta memberikan hasil yang lebih melimpah. Dengan pemanfaatan bibit unggul ini, kami berharap para petani dapat meraih hasil yang lebih optimal dan berkontribusi pada peningkatan ketahanan pangan di wilayah Lamongan,” ungkap Pelda Duladi.

    Dalam kesempatan tersebut, petani lokal mendapatkan pelatihan tentang budidaya padi menggunakan bibit PMJ 01, yang mencakup teknik pemilihan bibit, penanaman yang tepat, serta pengelolaan lahan yang efisien.

    Selain itu, para petani juga diajarkan cara mengelola hasil pertanian untuk meningkatkan nilai jual, seperti mengolah hasil padi menjadi beras berkualitas.

    “Kampung Ketahanan Pangan Terpadu ini juga menjadi lokasi yang sering dikunjungi oleh kelompok tani dari berbagai desa di Lamongan untuk belajar secara langsung mengenai metode bercocok tanam yang efektif dan ramah lingkungan,” tegasnya. (Red-033)