Beranda blog

Keluhan Warga Desa Pateguhan Karena Kepala Desanya Yang Tidak Membantu Perayaan Kemerdekaan HUT RI ke 77

Pasuruan(cakrayudha-hankam.com) – Perayaan Hari Ulang Tahun kemerdekaan suatu bangsa atau negara adalah hari yang sangat bersejarah yang merupakan momen penting untuk mengenang perjuangan bangsa leluhurnya dalam memperjuangkan kemerdekaan. Dalam bulan Agustus khususnya tanggal 17 Agustus tahun 2022 bangsa Indonesia memperingati hari kemerdekaan NKRI setelah 77 tahun merdeka sejak 17 Agustus 1945. Senin(29/ 08/2022)

Di momen hari kemerdekaan 17 Agustus 1945 kita mengenang para pahlawan yang telah berjuang mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa Indonesia, demi anak cucu bangsa Indonesia. Seluruh Bangsa Indonesia memperingati dengan hikmat dan penuh sukacita. Di kota-kota, pusat keramaian dari ibukota negara hingga ke desa-desa banyak dipasang umbul-umbul serta lomba-lomba yang meriah.

Namun tidak demikian dengan Desa Pateguhan Kecamatan Gondang Wetan Kabupaten Pasuruan, terlihat sepi dan tidak semeriah Desa-Desa yang lain. Tidak nampak umbul-umbul di sepanjang jalan desa, yang nampak hanya bendera warga yang terpasang didepan rumahnya.

Beberapa warga Desa Pateguhan mengeluhkan tidak adanya Perayaan atau perlombaan tujuh belasan di Desanya.
Ada beberapa umbul-umbul dan bendera dipasang sendiri oleh warga dan tidak ada bantuan dari Desa Pateguhan. Desa tidak mengalokasikan untuk tujuh belasan di Desanya.
SH warga Desa Pateguhan menyatakan “Bahwa memang tidak ada bantuan sama sekali dari Desa selama dijabat oleh Kades sekarang yang sudah dua periode, dan menanyakan apakah tidak ada jiwa nasionalisme patriotisme sama sekali ya?” Keluhnya.
KH warga Desa Pateguhan menyampaikan “Bahwa seharusnya transparan mengenai Anggaran Dana Desa, selama menjabat dua periode Nur Samsi Kades Pateguhan tidak ada inisiatif, pernah diajukan warga di tahun sebelumnya namun itu atas inisiatif warga dan bukan dari kadesnya” ungkap KH.
Saat dikonfirmasi dirumahnya, Kades Nur Samsi tidak ada ditempat, dan ketemu dengan Sugiati istri pak Kades menyampaikan bahwa “Pak Kades sedang ada rapat di Kecamatan dan tidak tentu kapan pulangnya.”
S yang bertempat tinggal dekat rumah Kades dan merupakan mantan tim sukses Kades menyampaikan, “Saya melihat hanya ada lomba-lomba disekitar rumah tempat tinggal Kades Nur Samsi yaitu di Dusun Saar, dan tidak tahu dana dari siapa, sedangkan diluar Saar tidak ada lomba-lomba “.

Bulan Agustus masih kurang beberapa hari, “Kami berharap agar ada perayaan tujuh belasan yang meriah seperti di desa-desa lain sekitarnya, dan supaya ada anggaran khusus untuk itu” harapan warga desa Pateguhan yang lain.@red

Sidang Keenam Kasus Pembunuhan Fatkhur Rozy, Di PN Kota Pasuruan

Pasuruan, cakrayudha-hankam.com- Sidang lanjutan ke-6 (enam), kasus pembunuhan yang menimpa Fatkhur Rozy (korban), pada November tahun 2021, pada pukul 10.30 Wib, digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pasuruan. Kamis, (7/7/22).

Agenda Sidang ke 6, menghadirkan 4 orang saksi masing-masing saksi untuk memberikan kesaksiannya, pada kedua terdakwa, Fadila Rokhman dan Siswo Hadi, dihadirkan secara Virtual.

Saksi Pertama dari Ketua RT Hadi Prayitno, memberikan kesaksian, bahwa mengetahui mengenai posisi Bella sedang meminta maaf kepada ayah korban yang sedang berada di Polresta Pasuruan, mengakui bahwa dirinya “ Bella ” salah. saat itu Ketua RT Hadi Prayitno tengah mengantarkan surat kematian korban untuk diberikan kepada penyidik.

Saksi kedua kesaksian dari Ibu kandung korban Solikah dengan memberikan beberapa kesaksian,
Pertama, ketika berada di IGD RSUD dr Soedarsono Pasuruan, Polisi menanyakan kepada korban mengenai kejadian ini “kamu punya musuh tidak? ” saat ditanyai seperti itu, ibunda korban mengetahui bahwa si korban langsung melihat ke arah “ Bella ” .

Kedua, ketika berada di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, ibu korban mengamati si Bella ini seperti tidak memiliki rasa sedih sama sekali, seolah – olah tidak peduli dengan korban malah sibuk main hp hingga sampai di rumah korban. dan sesampainya dirumah korban, cincin tunangan secara tiba-tiba dikembalikan ke ibu korban tanpa alasan, namun ditolak oleh ibu korban.

Saksi ketiga Ketua RW Rahmat Zainuri, memberikan kesaksian ketika sedang menemui terdakwa Fadila Rokhman di Polresta Pasuruan dengan ayah korban, terdakwa Fadila Rokhman bertanya kepada Zainuri “si Bella kok nggak ditangkap pak ” dan terdakwa Fadila Rokhman bercerita mengenai rencananya dengan Bella yang di duga juga terlibat dalam kasus tersebut.

Saksi keempat, Elis merupakan kerabat korban tinggal di Malang yang menawarkan untuk pulang bersama ( naik mobil nya, bersama suami Elis ) dan yang pulang bersama saat itu yakni ibunda korban dan bella. Namun saat di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang sempat ditawari naik ambulan bersama ayah korban dan korban namun Bella menolak.

Ketika berada di dalam mobil waktu perjalanan pulang, Bella terus sibuk main hp hingga sampai di rumah korban, pada saat dirumah sakit Malang dia sering menerima telfon dan selalu menghindar dari keluarga korban.

Sementara itu Ayah korban Zainudin berharap ,” agar para pelaku dihukum sesuai dengan perbuatannya, sedangkan pelaku lain yang sudah terungkap di persidangan agar segera bisa ditangkap dan diadili ,” terang Zainudin.

” Barang yang rusak bisa dibetulkan, sakit penyakit masih bisa berharap disembuhkan, dapatkah nyawa manusia yang hilang bisa ditemukan dan hidup kembali ,” keluh Zainudin.

Tentunya penderitaan yang sangat dalam bagi orang tua korban, terutama ibu korban yang telah mengandung dan melahirkan korban.

Bagaimana dengan ” Bella ” yang merupakan tunangan ( korban ) hingga saat ini tidak tersentuh hukum ?? …
Benarkah Bella tidak terlibat ?? … Bersambung @ red.

Pangdam Iskandar Muda Hadiri Pelepasan Pawai Takbir Keliling Idul Adha 1445 Hijriah

BANDA ACEH, (Cakrayudha-hankam.com) – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han)., bersama Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Bustami Hamzah dan petinggi di Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya melepas peserta pawai takbir keliling dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Minggu (16/6/24) malam.

Prosesi pelepasan peserta pawai ditandai dengan pemukulan bedug oleh Pj Gubernur Aceh Bustami dengan mengambil start di Masjid Raya Baiturrahman.

Pawai takbir itu, diikuti kelompok masyarakat gampong dan remaja masjid yang ada di kawasan Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.

Ribuan warga tumpah ke sejumlah ruas jalan yang dilalui peserta obor. Warga tampak antusias menyaksikan peserta melewati ruas jalan protokol di Banda Aceh diantaranya Jalan T. Chik Ditiro, Simpang Surabaya, dan Jalan Teuku Daud Beureueh, dan finish kembali di depan Masjid Raya Baiturahman.

Dalam pelaksanaan pawai kendaraan Takbir keliling ini, diikuti oleh kurang lebih 215 kendaraan baik kendaran roda empat maupun kendaraan roda dua. Hari Raya Idul Adha memiliki makna yang lebih penting yakni pertemuan besar umat Islam dari seluruh penjuru Dunia guna menunaikan ibadah Haji, seperti sekarang ini di Tanah Suci, Mekkah AL-Mukaromah.

Pada kesempatan tersebut, Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah menyampaikan, ibadah haji merupakan suatu bukti ajaran persatuan dalam Islam, dimana mereka berkumpul serentak memenuhi panggilan Allah SWT, bersimpuh dan bersujud di hadapan Allah SWT.

“Oleh karenanya, diharapkan agar setiap peserta pawai kendaran akbir keliling dapat menjaga ketertiban serta selalu memperhatikan keamanan dalam perjalanan. Hal ini agar pelaksanaan pawai kendaraan takbir keliling dapat berjalan dengan lancar dan aman” tutur Bustami Hamzah. (**)

 

Sumber: kodamim-tniad.mil.id

Menkes: Pengurusan STR Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Tidak Dipungut Biaya

JAKARTA, (Cakrayudha-hankam.com) – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menetapkan biaya pengurusan Surat Tanda Registrasi (STR) bagi tenaga medis (Named) dan tenaga kesehatan (Nakes) sebesar Rp0 atau tanpa dipungut biaya, dan berlaku seumur hidup.

Named yang dimaksud dalam kebijakan ini adalah dokter/dokter gigi dan dokter spesialis/dokter gigi spesialis. Sedangkan Nakes yang dimaksud adalah mereka yang diatur dalam ketentuan kesehatan, seperti perawat dan apoteker.

Menkes Budi menjelaskan, pengurusan STR Rp0 ini memberikan banyak manfaat signifikan, baik bagi individu Named dan Nakes maupun sistem kesehatan secara keseluruhan. Kebijakan ini meringankan beban biaya bagi Named dan Nakes.

“Aturan ini memastikan bahwa semua Named dan Nakes yang bekerja memiliki izin dan kualifikasi yang sah, sehingga meningkatkan standar pelayanan kesehatan tanpa harus terbebani oleh biaya dan birokrasi yang rumit,” kata Menkes Budi seperti yang dikutip InfoPublik Sabtu (15/6/2024).

Kebijakan baru pengurusan STR ini merupakan implementasi transformasi kesehatan pada tiga pilar yaitu transformasi layanan rujukan, transformasi sumber daya manusia kesehatan, dan transformasi teknologi kesehatan

Ketetapan ini disahkan melalui Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 7 Tahun 2024 tentang Besaran, Persyaratan, dan Tata Cara Pengenaan Tarif Sampai dengan Rp0 atau Nol Persen atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Berupa Layanan Penerbitan STR yang Berlaku pada Kementerian Kesehatan.

PMK No. 7 Th 2024 ttg Besaran, Persyaratan, dan Tata Cara Pengenaan Tarif Nol Rupiah Penerimaan Negara Bukan Pajak Penerbitan STR-signed (2)

Kebijakan STR tanpa biaya ini merupakan langkah awal untuk memberlakukan kebijakan STR seumur hidup. Persyaratan pengenaan tarif Rp0 ini khusus untuk Named dan Nakes yang sudah memiliki STR sebelumnya dan ingin mengubahnya menjadi STR seumur hidup.

Adapun, ketentuan pengurusan STR tanpa biaya ini berlaku bagi dokter/dokter gigi, dokter spesialis/dokter gigi spesialis, dan Nakes yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) lulusan dalam negeri dan telah memiliki STR yang masih berlaku atau sudah habis masa berlakunya.

Ketentuan ini juga berlaku bagi dokter/dokter gigi yang telah melaksanakan internsip, atau dokter/dokter gigi, dokter spesialis/dokter gigi spesialis, dan Nakes yang merupakan WNI lulusan luar negeri dan telah melaksanakan adaptasi.

Ketentuan pengurusan STR Rp0 ini dikecualikan bagi dokter/dokter gigi, dokter spesialis/dokter gigi spesialis, dan Nakes yang mengajukan permohonan penerbitan STR untuk pertama kali.

Ketentuan juga dikecualikan bagi dokter/dokter gigi, dokter spesialis/dokter gigi spesialis, dan tenaga kesehatan WNI lulusan luar negeri yang akan melaksanakan adaptasi. Kemudian, dokter/dokter gigi, dokter spesialis/dokter gigi spesialis, dan Nakes warga negara asing (WNA).

Kelompok yang dikecualikan ini dikenakan tarif sesuai dengan aturan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Pengenaan tarif Rp0 untuk pengurusan STR dilakukan melalui permohonan elektronik yang diajukan oleh Named dan Nakes kepada konsil, dengan melampirkan dokumen yang dipersyaratkan. Selanjutnya, konsil melakukan verifikasi permohonan dan menentukan apakah STR akan diterbitkan atau tidak. (**)

 

Sumber: infopublik.id

Genap 30 Tahun Pengabdian, Akabri 94 Gelar Baksos di Wilayah Kodim Banjar

BANJARBARU, (Cakrayudha-hankam.com) – Alumni abiturien Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) 1994 menggelar puncak Bakti Sosial (Baksos) serentak di seluruh Nusantara.
Melalui video conference, kegiatan tersebut dibuka oleh Panglima TNI dan Kapolri, dengan ditandai pelepasan Bantuan Kemanusiaan dikawal langsung oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta prajurit TNI dan Polri.
Kegiatan Baksos alumni abiturien Akabri 94 wilayah Kodam VI/Mulawarman Korem 101/Antasari Kodim 1006/Banjar, dihadiri Dandim 1006 Banjar Letkol Kav Zulkifer Sembiring, dipusatkan di Auditorium Q Mall Kota Banjarbaru, Sabtu (15/6/2024).
Dengan mengangkat tema “Cooling System Menjelang Pilkada Serempak” menggelar beberapa kegiatan, yaitu donor darah, khitanan massal, pengobatan gratis, dan pemberian tali asih paket sembilan bahan pokok (Sembako).
Dandim 1006 Banjar Letkol Kav Zulkifer Sembiring mengatakan, tema tersebut selaras dengan akan dilaksanakannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di seluruh wilayah Indonesia. Dengan tujuan untuk menjaga dan mencegah potensi gangguan Kamtibmas, yang nantinya melibatkan seluruh komponen bangsa, sehingga kamtibmas terjaga dan terkendali.
“Kegiatan bakti sosial ini tentunya merupakan salah satu wujud kepedulian dan rasa tanggung jawab sosial terhadap situasi dan kondisi kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Letkol Kav Zulkifer Sembiring, kegiatan ini juga merupakan bagian dari komunikasi sosial dan merupakan wujud kerja nyata bakti abiturien Akabri 94 terhadap rakyat guna membantu meringankan beban kehidupan masyarakat.
“Mudah-mudahan, sedikit banyak dapat memberikan sumbangsih untuk peningkatan kesejahteraan kehidupan dan kesehatan rakyat,” harapnya.
Sementara itu, General Manager Q Mall Andi Indrawangsah yang turut berhadir, mengungkap dan mengapresiasi jajaran TNI dan Polri Akabri 94 melalui Kodim 1006/Banjar mengelar bakti sosial untuk masyarakat.
“Kami, dari pihak GM Q MALL mendukung sekali acara bakti sosial untuk kemanusiaan. Saya melihat antusias masyarakat dan semangat para prajurit TNI mendonorkan darahnya. Juga memberikan pelayanan kesehatan dan khitanan massal bagi masyarakat yang kurang mampu,” ucapnya. (Media Center Banjar)

Petugas Perbatasan Negara Perketat Pengawasan Jalur Tikus di Sekitar PLBN Motaain

BELU, (Cakrayudha-hankam.com) – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) unit pengelolaan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain bersama TNI, Polri, dan Customs Immigration Quarantine (CIQ) terus berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan pada jalur-jalur perlintasan tidak resmi atau jalur tikus yang berada di sekitar PLBN Motaain, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala PLBN Motaain, Engelberthus Klau, menyampaikan diperlukan kerja sama dan sinergitas oleh seluruh pihak di PLBN Motaain dalam pengamanan perbatasan untuk memperkuat pengawasan terhadap aktivitas perlintasan pada jalur-jalur tidak resmi yang berpotensi mengganggu keamanan wilayah perbatasan.

Sebagai salah satu contoh yang terjadi, adalah saat salah satu perguruan silat di Timor Leste memiliki keterikatan yang kuat dengan anggotanya di Indonesia.

Kondisi saat ini, Pemerintah Timor Leste tidak lagi mengizinkan perguruan pencak silat di Timor Leste menyelenggarakan kegiatan pengesahan anggota perguruan di Dili. Sehingga perlu dilakukan peningkatan pengawasan pada jalur-jalur tidak resmi di sekitar PLBN Motaain

“Kita tidak menginginkan kejadian pada bulan Agustus 2021, 705 WNA Timor Leste dideportasi melalui PLBN Motaain kembali terulang. Pada waktu itu, sebagian besar warga Timor Leste yang dideportasi adalah anggota perguruan silat karena tidak memiliki kelengkapan dokumen,” ujar Engel, dalam saat membuka rapat bersama pimpinan CIQS, Kamis (13/6/2024) lalu.

Engel menjelaskan dengan adanya PLBN Motaain diharapkan dapat meminimalisir aktivitas ilegal melalui jalur-jalur tidak resmi. Masyarakat harus terus- menerus disadarkan untuk taat aturan dengan melintas secara legal menggunakan dokumen yang sah melalui PLBN Motaain.

Koordinator Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Satpel PLBN Motaain, Nina Liban, menambahkan bahwa, peningkatkan pengawasan pada jalur perlintasan tidak resmi harus dilakukan guna mencegah masuknya media-media pembawah hama penyakit hewan karantina. Hal ini karena dapat berdampak buruk terhadap kesehatan hewan, tumbuhan, dan manusia.

Sementara itu, Dankipur I Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI – RDTL Yonif RK 742/SWY Pos Motaain, Ginanjar, mengatakan bahwa antara satgas Pamtas dan para pihak di PLBN harus saling bekerja sama dan terus memperkuat koordinasi untuk pengamanan perbatasan di sekitar PLBN Motaain.

“Dengan adanya kerjasama dan koordinasi yang baik, pengamanan dan pengawasan pada titik-titik perlintasan tidak resmi akan makin kuat, sehingga dapat meminimalisir aktivitas perlintasan illegal, dan mencegah masuknya sumber-sumber penyakit melalui media-media pembawah penyakit,” kata Ginanjar. (**)

 

Sumber: bnpp.go.id

29 Personel Skadron Udara 33 Terima Unicorn Number

MAKASSAR, (Cakrayudha-hankam.com) – Sebanyak 29 personel Skadron Udara 33 menerima Unicorn Number yang disematkan langsung oleh Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Sultan Hasanuddin (HND), Marsekal Pertama (Marsma)  TNI Bonang Bayuaji dalam apel tradisi ‘Unicorn Number dan Air Crew’ yang digelar di apron barat hanggar Skadron Udara 33, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (15/6/2024).

Dalam sambutannya, Marsma TNI Bonang menjelaskan, Unicorn Number merupakan call sign bagi setiap penerbang yang sudah memiliki kualifikasi captain pilot pesawat C-130 Hercules.

“Kualifikasi tersebut merupakan perjuangan yang tidak mudah sehingga dengan diterimanya Unicorn Number ini kalian diharapkan dapat mempertanggungjawabkannya dengan cara melaksanakan tugas sebaik mungkin dan selalu menempatkan keselamatan terbang serta kerja di atas segalanya”, tegas Danlanud HND.

Apel tradisi Unicorn Number dan Air Crew digelar sehari berselang setelah HUT Skadron Udara 33 yang jatuh pada 14 Juni setiap tahunnya.

Melansir keterangan Penerangan Lanud HND dalam instagram resminya, Minggu (16/5/2024) disebutkan, Marsma TNI Bonang Bayuaji menyematkan Unicorn Number kepada perwakilan Penerbang C-130 Hercules yaitu Mayor Pnb Erwin Tri Prabowo; Kapten Pnb Fachreza Afrilanda; Kapten Pnb Ilman Yakub; dan Lettu Pnb Tegar Cahyo Nugroho. (**)

 

Sumber: Penerangan Lanud HND

 

 

 

 

Panglima TNI Siapkan 3 Pesawat Untuk Evakuasi Warga Palestina ke Indonesia

JAKARTA, (Cakrayudha-hankam.com) –  Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan tiga pesawat. Hal ini guna mengevakuasi warga Palestina yang mengalami luka-luka akibat perang, untuk dirawat di Indonesia.

Panglima TNI menjelaskan, tiga pesawat yang akan dikerahkan adalah milik TNI AU, yakni Boeing-737 400/500 serta Hercules C-130 tipe J dan Tipe H.

“Ya (tiga pesawat) itu untuk evakuasi. Untuk evakuasi pasien dari Gaza dibawa ke Indonesia,” kata Jenderal TNI Agus Subiyanto kepada wartawan, dikutip Sabtu (15/6/2024).

Pesawat Boeing dapat menampung 41 crew, dengan 86 penumpang dan logistik hingga 10.000 kilogram. Sedangkan pesawat Hercules tipe J dapat menampung penumpang dan crew sebanyak 51 orang, dan Hercules tipe H sebanyak 55 orang.

Panglima TNI menjelaskan, pesawat tersebut akan mengevakuasi warga Palestina ke Indonesia untuk dirawat di rumah sakit milik TNI, yakni Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto dan Rumah Sakit Panglima Besar (Pangsar) Soedirman.

Kita siapkan rumah sakit TNI di Indonesia, RSPAD dan RS Pangsar Soedirman,” ucapnya.

Kedua rumah sakit tersebut, kata Panglima TNI, dapat menampung hingga seribu lebih pasien dari Palestina. “Iya, 1.000 pasien. Bisa lebih,” katanya.

Jenderal TNI Agus Subiyanto belum dapat memastikan kapan evakuasi dilakukan. Namun dia menjelaskan, saat ini pihaknya telah mempersiapkan semuanya.

“Ya kalau untuk persiapannya saya sudah mulai. Saya sudah mengecek ke batalyon, saya persiapkan. Sudah siap untuk rumah sakit lapangan, sudah siap dengan personelnya,” pungkas Jenderal TNI Agus Subiyanto. (**)

 

Sumber: nasional.sindonews.com

Viral Siswi SMP di Bekasi Diduga Dihamili Anak Oknum Polisi hingga Melahirkan

BEKASI, (Cakrayudha-hankam.com) – Viral di media sosial (Medsos), seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Bekasi diduga dihamili oleh pria berinisial R (18), anak oknum polisi yang berdinas di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota.

Dalam video dijelaskan hubungan korban dan R dilakukan berkali-kali di rumah oknum anggota polisi berinisial S.

Ketua Umum Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Perisai Kebenaran Nasional, Dikaios Mangapul Sirait, mengatakan kasus itu kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Sudah kami laporkan (oknum polisi) ke Polres Metro Bekasi Kota, juga yang anaknya oknum polisi itu kami laporkan ke Polres Metro Bekasi,” kata Dikaios Mangapul Sirait dikutip Minggu (16/6/2024).

Menurut Dikaios Mangapul Sirait, kehamilan korban baru diketahui oleh pihak keluarganya usai kandungan bayi sudah 4 bulan. Namun, bayi itu kini sudah dilahirkan oleh korban.

“Mereka melakukan sesuatu yang yang belum boleh dilakukan oleh seorang yang belum menikah, akhirnya klien kami yaitu sekarang sudah melahirkan dan anaknya usia 6 bulan,” tuturnya.

Korban Sempat Didesak Gugurkan Kandungan

Karena sudah mengetahui korban tengah mengandung bayi, pihak keluarga akhirnya mendatangi rumah oknum polisi tersebut untuk meminta pertanggungjawaban.

“Orang tuanya (pelaku) menjanjikan akan bertanggung jawab atas proses kehamilannya sampai melahirkan. Hanya biaya saja, untuk menikahi gak ada tanggung jawab,” ucap Dikaios Mangapul Sirait.

Berdasarkan keterangan yang korban berikan, hubungan antara keduanya terjadi pada saat dirinya masih kelas 2 SMP dan R kelas 1 SMA.

“Suatu malam, karena memang selalu pacarannya di rumahnya si laki-laki, di situlah dibujuk rayu, diiming-imingi, dan dijanjikan ya kalau sayang harus berani katanya,” ungkap Dikaios Mangapul Sirait.

Selain tidak dinikahkan, orang tua R juga ketika itu sempat mendesak korban untuk menggugurkan kandungannya. Namun tidak dilakukan.

“Bahkan, ibunya si pelaku laki-laki yang istrinya oknum polisi, mendesak ibu ini (korban) kenapa enggak digugurkan, sambil marah-marah waktu itu ada RT di situ,” terangnya.

Usai kasus ini viral di media sosial, korban menerangkan kepada tim kuasa hukum bahwa R belakangan sempat menghubunginya melalui pesan singkat.

“Sampai sekarang masih berusaha chatting, mau merayu dia. Kemarin masih di chatting yuk jumpa yuk, untuk tetap berhubungan (komunikasi bukan badan),” kata Dikaios Mangapul Sirait.

Pelaku juga sempat menjelaskan kepada korban melalui pesan singkat, bahwa dirinya dimarahi oleh orang tuanya.

“Pelaku cuma cerita ‘saya dipukuli bapak saya ni’, difotoiin kakinya pada biru-biru katanya,” tutupnya.

Sementara itu, Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Widodo mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan. Korban sudah diminta keterangan. “Masih lidik, baru kemarin, baru 3 hari,” kata Widodo.

Widodo mengatakan, terlapor rencananya akan diminta keterangan pekan depan. “Minggu depan,” ucap dia.

Laporan korban diterima dengan nomor LP/B 1888/VI/2024/SPKT/Polres Metro Bekasi/Polda Metro Jaya. Laporan dilakukan pada 10 Juni 2024. Pelaku dilaporkan melanggar pasal 81 UU No. 17 Tahun 2016 tentang Tindak Pidana Kejahatan Perlindungan Anak. (**)

Sumber: kumparan.com

Sambut Idul Adha, Satgas MTS Konga XXVIII-O/UNIFIL Gemakan Takbir di Laut Mediterania

LEBANON, (Cakrayudha-hankam.com) – Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah, prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) yang bertugas di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Diponegoro-365 yang saat ini tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-O/UNIFIL menggemakan kumandang takbir dalam Sholat Idul Adha pada saat melaksanakan On Task ke-19 di Laut Mediterania, Lebanon, Minggu (16/6/2024).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh prajurit TNI AL yang beragama Islam. Mereka dengan khusyuk dan khidmat, meskipun dalam momen yang spesial ini tidak dapat dirayakan bersama keluarga di Tanah Air. Mereka hanya bisa melaknanakan melalui acara sederhana di geladak heli KRI Diponegoro-365.

Beberapa rangkaian acara yang dilaksanakan dalam kegiatan ini, yaitu sholat berjamaah yang dilanjutkan ceramah oleh Perwira Rohani, pembacaan doa, dan ditutup dengan acara ramah tamah serta makan bersama.

Komandan KRI Diponegoro-365, Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu menjelaskan, kegiatan ini selain dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan seluruh prajurit TNI AL kepada Allah SWT, juga diharapkan dapat memaknai arti berkurban itu sendiri, dalam kapasitas sebagai seorang prajurit TNI yang sedang berada di medan tugas.

Terlebih lagi, perkembangan situasi yang sangat kompleks dan dinamis, terutama di daerah misi perairan Lebanon. (Dispen AL)

Kepala BNPT: Penangkapan Teroris di Karawang Langkah Preemtif Strike Densus 88

JAKARTA, (Cakrayudha-hankam.com) – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel menyampaikan apresiasi aterkait penangkapan terduga teroris di Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu (15/6/2024).

“Saya mengapresiasi penangkapan oleh teman-teman Densus 88. Artinya, ini adalah langkah preemtif strike yang dilakukan aparat keamanan kita yang sangat penting untuk mematikan langkah kelompok teror,” kata Komjen Pol Rycko Amelza dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (15/6/2024).

Menurut Jenderal Polisi Bintang Tiga tersebut, penangkapan ini adalah wujud profesionalisme dari Densus 88 Anti Teror Polri dalam memastikan tidak ada aksi-aksi terorisme berlangsung di Indonesia.

“Penangkapan ini juga menunjukkan, bahwa Densus 88 tetap profesional dan sangat bisa diandalkan,” ujarnya.

Sekadar diketahui, pada Sabtu (15/6/2024) Densus 88 telah menangkap seorang berinisial AAR di Kampung Kamojing Barat, Desa Kamojing, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Diketahui pula, AAR merupakan residivis yang pernah dibekuk pada tahun 2011 dan 2018. Kabarnya, AAR akan melancarkan aksi amaliahnya. Namun beruntung, Densus 88 lebih dahulu melakukan penangkapan.

Hal ini seperti disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Ia mengatakan, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga akan digunakan AAR untuk aksi amaliah.

“Turut diamankan juga beberapa komponen elektronik dan bahan peledak yang akan digunakan oleh tersangka dalam melakukan aksi teror,” kata Brigjen Pol Trunoyudo.

Kemudian, mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini pun menerangkan, bahwa AAR terafiliasi dengan jaringan teroris dari ISIS (Islamic State of Iraq and Syiria).

“AAR terafiliasi dengan kelompok pendukung ISIS di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. (Ditangkap) atas keterkaitannya dalam aktivitas terorisme,” jelasnya. (**)

 

Sumber: elshinta.com

Bakti Nyata Polres Bontang Semarakkan HUT Bhayangkara Ke-78

BONTANG, (Cakrayudha-hankam.com) – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-78 pada 1 Juli 2024 mendatang, jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di seluruh Indonesia melaksanakan sejumlah kegiatan untuk menyemarakkan peringatan HUT Bhayangkara ini.

Salah satunya, HUT Bhayangkara diimplementasikan berupa kegiatan sosial. Dengan maksud untuk menunjukkan komitmen Polri menjadi institusi yang benar-benar dimiliki dan didukung oleh warga masyarakat. Dengan fokus pada pelayanan yang humanis, partisipatif, dan proaktif.

Hal itu seperti yang diungkapkan Kepala Kepolisian Resot (Kapolres) Bontang AKBP Alex F.L. Tobing saat memimpin pelaksanaan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dan Bantuan Sosial (Bansos) di Masjid Jami’ Al Hidayah, Kota Bontang, pada Jumat (14/6/2024).

Dalam kesempatan itu, Kapolres Bontang AKBP Alex F.L. Tobing memberikan sumbangan berupa 80 sak semen untuk pembangunan pengembangan Masjid Jami’ Al Hidayah dan memberikan bansos berupa paket sembako kepada para pengurus Masjid Jami’ Al Hidayah.

“Kegiatan Bakti Sosial dan Bantuan Sosial ini sebagai perwujudan Bakti Polri kepada nusa dan bangsa dalam rangkaian HUT Bhayangkara ke-78,” ucap AKBP Alex F.L. Tobing.

Lebih lanjut, AKBP Alex F.L. Tobing menyatakan, keberadaan dan kehadiran Polri karena tuntutan masyarakat, bangsa dan negara. Polri menjadi bagian dan milik masyarakat, sehingga diharapkan pengabdian serta Bakti Polri dapat dirasakan langsung dan mendapat dukungan dalam mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat.

“Tentunya, Polri akan terus berpacu dan berbenah diri di tengah segala keterbatasannya untuk mampu mengakomodir harapan dan tuntutan masyarakat,” ungkap Kapolres Bontang.

Kegiatan tersebut, melibatkan personel Polres Bontang, Polsek Bontang Utara, dan warga masyarakat berpadu untuk kerja bakti bersama di lingkungan Masjid Jami’ Al Hidayah. (Humas Polres Bontang)