Bakamla RI Tanggap Darurat, Evakuasi Penumpang KMP Barcelona 5

0
458

MANADO, Cakrayudha-hankam.com – Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) bergerak cepat dalam penanganan darurat musibah kebakaran yang menimpa Kapal Motor Penumpang (KMP) Barcelona 5 di perairan Pulau Talise, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Minggu (20/7/2025).

Dua unsur Bakamla, yakni KN Gajah Laut-404 dan HSC 32-03 Zona Tengah Manado, dikerahkan untuk membantu evakuasi penumpang setelah kapal terbakar hebat di bagian buritan sekitar pukul 14.00 WITA.

KMP Barcelona 5 diketahui mengangkut ratusan penumpang dan 15 Anak Buah Kapal (ABK). Kapal berangkat dari Pelabuhan Melonguane, Kepulauan Talaud menuju Manado. Akibat cuaca buruk, kapal sempat berlindung di Pelabuhan Lirung sebelum kembali berlayar dini hari pukul 01.00 WITA. Namun nahas, insiden kebakaran terjadi saat kapal memasuki perairan sekitar Pulau Talise.

Kebakaran memicu kepanikan penumpang. Sebagian penumpang langsung melompat ke laut menggunakan pelampung, sementara nelayan setempat turut membantu mengevakuasi korban ke Pulau Talise dan Pulau Gangga.

Menanggapi laporan tersebut, KN Gajah Laut-404 yang dikomandani Letkol Bakamla Agus Tri Haryanto, S.T., M.H., bersama unsur HSC 32-03 segera diberangkatkan dari Pangkalan Serei, Likupang Barat. Unsur Bakamla RI juga bergabung dengan tim gabungan dari Basarnas, Satpolair, PSDKP Bitung, serta berbagai instansi lainnya dalam misi penyelamatan.

Hingga laporan sementara ini, lima orang dilaporkan meninggal dunia, dua di antaranya belum teridentifikasi. Sementara itu, 284 penumpang berhasil diselamatkan, termasuk tiga pasien rujukan medis dari RS Mala, Kepulauan Talaud:
– Tn. Hugu Majuntu (epilepsi, pasca-stroke)
– Ny. Betrivia Malimbulun (hamil 37–38 minggu dengan komplikasi)
– Tn. Daniel Lena (serangan jantung/STEMI inferior)

Korban luka telah dirujuk ke sejumlah rumah sakit di wilayah Manado dan Minahasa Utara, seperti RSUD Walanda Maramis, RSUP Prof. Kandou Malalayang, dan RSUD ODSK, serta Puskesmas Mubune untuk penanganan darurat.

Kepala Zona Bakamla Tengah Laksma Bakamla Teguh Prasetya, S.T., M.M., CHRMP., menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan unsur Bakamla akan tetap siaga dalam proses evakuasi dan pencarian lanjutan.

“Kami turut berduka atas korban jiwa dalam insiden ini. Bakamla RI akan terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait untuk memastikan keselamatan para korban dan mendukung proses evakuasi hingga tuntas,” ujar Laksma Teguh. (Humas Bakamla RI/Red-033)